Senin, 8 Juni 2026

Wahana Bermain Berkarat dan Patah, Taman Bermadah Anambas Perlu Renovasi

Taman Bermadah Anambas yang menjadi favorit anak-anak kini rusak dan berkarat. Pemkab berupaya merenovasi taman melalui dukungan CSR perusahaan.

Tayang:
TribunBatam.id/Ihsan Imaduddin
TAMAN BERMADAH DI ANAMBAS - Kondisi Taman Bermadah, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang terletak tepat di samping Rumah Dinas Wakil Bupati Kepulauan Anambas begitu memprihatinkan, Minggu (7/6/2026). 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Kondisi Taman Bermadah di Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membutuhkan perhatian.

Taman yang selama ini menjadi lokasi favorit anak-anak bermain itu kini dinilai sudah tidak layak digunakan karena banyak fasilitas yang mengalami kerusakan.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah wahana permainan berbahan besi seperti ayunan dan perosotan mulai dipenuhi karat.

Cat yang melapisi permainan juga terlihat mengelupas akibat termakan usia dan cuaca.

Tidak hanya itu, beberapa bagian permainan tampak mengalami kerusakan cukup serius.

Pada salah satu wahana, terdapat besi yang patah dan menyisakan ujung tajam yang berpotensi membahayakan anak-anak yang bermain.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi para orang tua yang mengantar anak mereka ke taman tersebut.

Meski demikian, banyak anak tetap datang karena minimnya pilihan ruang bermain di kawasan Tarempa.

Seorang warga Tarempa Barat, Abdul Gani, mengaku khawatir melihat kondisi fasilitas yang ada di Taman Bermadah saat ini.

"Saya takut mau ajak anak main ke sini, cuma anak tetap mau main. Soalnya perosotan dan ayunan sudah pada berkarat, ada juga yang rusak," ujar Abdul Gani, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, Taman Bermadah selama ini menjadi salah satu tempat bermain yang paling sering dikunjungi anak-anak di wilayah tersebut.

Lokasinya yang berada di pusat kota membuat taman itu mudah dijangkau masyarakat.

Selain itu, hingga saat ini belum banyak tersedia ruang bermain anak yang representatif di sekitar kawasan Tarempa Barat.

Akibatnya, anak-anak tetap memanfaatkan taman tersebut meskipun kondisinya sudah mengalami kerusakan.

Abdul Gani mengatakan para orang tua selalu merasa waswas ketika anak-anak bermain di lokasi tersebut. Mereka khawatir terjadi kecelakaan akibat fasilitas yang sudah tidak aman digunakan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved