Ustadz Das'ad Latif Terkesima Keindahan Anambas, Dorong Pengembangan Wisata Religi
Ustadz Das’ad Latif tiba perdana di Anambas dan takjub melihat keindahan laut dari udara. Malam ini ia akan mengisi ceramah di Tarempa.
Penulis: Ihsan Imaduddin | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS – Tarian Melayu mengiringi langkah pengacara sekaligus penceramah kondang asal Sulawesi Selatan, Ustadz Das’ad Latif, saat turun dari pesawat Trivana Air di Bandara Medco Energi, Matak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (17/6).
Kedatangan Das’ad Latif disambut meriah oleh pemerintah daerah dan masyarakat yang telah menunggu sejak pagi. Suasana penyambutan berlangsung hangat dengan nuansa budaya Melayu yang kental.
Setibanya di bandara, Das’ad langsung disambut oleh Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bersama Wakil Bupati Raja Bayu. Sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat juga turut hadir menyambut kedatangannya.
Dengan senyum ramah, Das’ad menerima pengalungan syal khas Melayu sebagai bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan yang datang ke daerah tersebut.
Kunjungan ini menjadi pengalaman pertama bagi Das’ad Latif menginjakkan kaki di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Selama ini, ia hanya mengenal daerah perbatasan itu melalui media sosial dan berbagai pemberitaan.
Perjalanan menuju Anambas memberikan kesan mendalam bagi Das’ad. Dari jendela pesawat, ia dapat melihat gugusan pulau-pulau yang tersebar di tengah lautan biru dengan pemandangan yang masih alami.
Hamparan laut berwarna biru kehijauan tampak membentang luas, berpadu dengan pantai berpasir putih dan perbukitan hijau yang mengelilingi pulau-pulau kecil di kawasan tersebut.
Menurutnya, keindahan alam Anambas merupakan anugerah yang tidak dimiliki banyak daerah lain di Indonesia.
“Melihat dari jendela pesawat, luar biasa Anambas. Air laut jernih, pantai-pantai masih bagus, belum tersentuh limbah dan kotoran,” ujar Das’ad Latif.
Ia mengaku selama ini sering mendengar nama Anambas dari berbagai pemberitaan nasional, terutama saat muncul isu mengenai penjualan pulau yang sempat menjadi perhatian publik.
Selain itu, informasi tentang Anambas juga kerap ia lihat melalui media sosial yang menampilkan keindahan destinasi wisata bahari di daerah tersebut.
Das’ad menilai potensi wisata yang dimiliki Anambas sangat besar dan perlu terus dikembangkan agar mampu menarik lebih banyak wisatawan.
“Sayang kalau tidak dimaksimalkan pariwisata. Selain wisata alam, kita juga bisa dorong wisata religi agar semakin dikenal masyarakat luas,” katanya.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyambut baik kedatangan Das’ad Latif ke daerahnya.
| Turun ke Sawah Menguning Sejak Pagi, Kelompok Tani Makmur Jaya Panen 5 Ton Padi di Anambas |
|
|---|
| Minim SPBU di Anambas, Warga Andalkan Pertalite Eceran Rp18 Ribu per Botol untuk Mobilitas |
|
|---|
| Ustadz Das’ad Latif ke Anambas, Camat Siantan Utara Siapkan 3 Pompong Gratis Untuk Warga ke Tarempa |
|
|---|
| Hujan Ringan Guyur Anambas Sejak Subuh, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir dalam Sepekan |
|
|---|
| Jalan Curam di Anambas Jadi Tantangan, Polisi Ingatkan Warga Rutin Cek Rem dan Pakai Helm |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Dasad-Latif-tiba-di-Anambas.jpg)