DISKOMINFO BINTAN
Persawahan Irigasi Bintan Buyu Jadi Percontohan Perkembangan Pertanian Masa Depan
Upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan terus dilakukan di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan terus dilakukan di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Terbaru Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan dan sejumlah instansi lain, melakukan kegiatan tanam bersama dalam rangka pilot project pengembangan dan pengelolaan daerah irigasi Bintan Buyu.
Lokasi ini dijadikan sebagai kawasan percontohan pengembangan pertanian berkelanjutan.
Kegiatan kerja sama antara Pemkab Bintan dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV Batam tersebut bertujuan mewujudkan swasembada pangan, sekaligus membangun kawasan percontohan pertanian berkelanjutan terpadu di wilayah kepulauan.
Program ini difokuskan pada optimalisasi infrastruktur irigasi untuk menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian, peningkatan produktivitas melalui penerapan teknologi dan varietas unggul padi.
Kemudian pengembangan sistem pertanian terpadu mina padi, pemberdayaan kelompok tani dalam pengelolaan irigasi partisipatif, serta menjadikan Bintan Buyu sebagai model pengembangan pertanian yang dapat direplikasi di daerah lain di Kepri.
Sekretaris Daerah Bintan Ronny Kartika, mengatakan sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Karena itu, kolaborasi seluruh pihak dinilai menjadi kunci dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Bintan.
Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah, petani dan seluruh stakeholder dalam membangun pertanian yang maju dan berkelanjutan.
"Apa yang kita tanam hari ini bukan hanya padi, tetapi juga harapan bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Ronny, Kamis (21/5/2026).
Pilot project pengembangan irigasi Bintan Buyu tersebut diharapkan mampu menjadi kawasan percontohan pertanian modern yang didukung pengelolaan irigasi lebih baik, penggunaan bibit unggul serta penerapan teknologi pertanian tepat guna.
Selain meningkatkan hasil produksi pertanian, program tersebut juga diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian yang dinilai memiliki potensi besar di masa depan.
Suasana kebersamaan terlihat saat seluruh peserta turun langsung ke sawah melakukan penanaman padi bersama.
Mengenakan caping dan sepatu boots, para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung swasembada pangan.
Pemkab Bintan menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan berharap pengembangan kawasan irigasi Bintan Buyu dapat memberi dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya para petani.
“Melalui sinergi dan semangat gotong royong, kita optimis sektor pertanian di Kabupaten Bintan akan terus berkembang dan menjadi salah satu penopang kesejahteraan masyarakat,” kata Ronny. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)
| Masjid Nurul Hasanah di Bintan Hampir Rampung, Kubah Megah 6 Meter Jadi Daya Tarik |
|
|---|
| Bupati Bintan Sidak Puskesmas Teluk Bintan, Roby Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Maksimal |
|
|---|
| Sekda Ronny Ajak Ratusan Peserta Trekking Gunung Bintan Jaga Alam dan Kekompakan |
|
|---|
| Bupati Bintan Roby Kurniawan Puji Kreasi Tumpeng Lestarikan Budaya Emak-Emak Kuala Sempang |
|
|---|
| Bupati Bintan Roby Kurniawan Sampaikan Ranperda RTRW Tahun 2026–2046 di Rapat Paripurna DPRD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Sekda-Bintan-Ronny-Kartika-899.jpg)