Selasa, 21 April 2026

Kecelakaan Maut di Bintan

Teman Kenang Kebaikan Rio Korban Kecelakaan Maut di Bintan

Seorang teman main Rio, mengaku sangat terpukul dengan kecelakaan maut di Bintan yang menewaskan temannya itu

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Instagram berandakepulauanriau
KECELAKAAN DI BINTAN  - Potret Rio Tri Syaputra (25) semasa hidup. Rio meninggal dunia usai alami kecelakaan di Bintan, Sabtu (4/10/2025). 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Rio Tri Syaputra (25), warga Bintan kini telah tiada. Pemuda itu meninggal dunia dalam kecelakaan di Bintan, Sabtu (4/10/2025) pagi.

Saat itu korban menabrak Pos Kamling di Jl. Wacopek, Kampung Baru RT.001 RW.004, Kelurahan Sungai Enam, Kecamatan Bintan Timur, Bintan, Kepri.

Kepergian Rio menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan temannya.

Seorang teman main Rio, mengaku sangat terpukul dengan peristiwa yang dialami temannya itu.

Baca juga: Duka Selimuti Keluarga Rio, Korban Kecelakaan Maut di Bintan

"Saya tak habis pikir, Rio meninggal dunia secara mendadak," kata rekan Rio yang enggan menyebutkan namanya, Minggu (5/10/2025).

Dia mengaku, Rio adalah teman baiknya selama ini.

Selama hidup, Rio tak neko-neko dan selalu berkata jujur.

"Selama kami berteman, dia tak pernah bohong kepada saya. Sifat Rio ini yang paling ku kenang," katanya.

Dia mengaku terakhir bertemu Rio Minggu lalu sebelum kecelakaan ini terjadi. Kala itu tidak ada hal aneh yang dirasakannya.

"Tentu saya sangat kaget dengan peristiwa ini," katanya.

Sementara itu keluarga korban hingga saat ini belum mau bicara banyak.

Mereka masih berduka, atas kepergian Rio untuk selama-lamanya.

Untuk diketahui, Rio dinyatakan meninggal dunia di RSUD Bintan, Sabtu.

Ia alami kecelakaan tunggal di Jl. Wacopek.

Korban kala itu mengendarai sepeda motor Honda Scoopy BP 2458 BF.

Peristiwa ini viral di media sosial (medsos) dan kini jadi perhatian masyarakat di Kabupaten Bintan.

Kasat Lantas Polres Bintan Iptu Yelvis Oktaviano melalui Kasi Humas Polres Bintan Iptu Bako membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Korban bernama Rio, warga Kampung Sidodadi Tengah, Bintan Timur," kata Bako.

Korban menghembuskan napas terakhir di RSUD Bintan.

Korban mengalami luka robek di alis sebelah kanan, luka robek di mulut, luka robek dibawah leher sebelah kanan, setelah motornya menabrak pos kamling.

Bako menjelaskan, awalnya korban datang dari arah Tanjungpinang hendak pulang ke rumahnya di Kijang.

Setibanya di TKP, sepeda motor korban hilang kendali lalu menabrak pos kamling.

Sementara itu, seorang saksi mata, Sugiono menyampaikan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 06.02 WIB.

"Waktu itu saya kebetulan lewat, dan melihat sepeda motor dan korban tergeletak dekat pos kamling. Korban saat itu tak sadarkan diri," kata Sugiono.

Ia mengaku kaget, dan segera menghubungi ketua RW 20 Kampung Sidodadi, Mariyanto.

Mariyanto lalu mendatangi Tempat Kejadian Perkara, beberapa menit setelah mendapatkan informasi tersebut.

Informasi ini juga sampai ke telinga pihak keluarga.

Pihak keluarga dan perangkat RW pun membawa korban ke RSUD Bintan untuk mendapatkan pertolongan, menggunakan ambulans.

"Korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD Bintan oleh tim medis," katanya.

Atas kejadian kecelakaan lalu lintas tunggal ini, pihak keluarga tidak menuntut dan kemudian membuat surat pernyataan untuk tidak dilanjutkan ke proses hukum lebih lanjut.

"Jenazah korban sudah dimakamkan di TPU Bintan kemarin sore," katanya. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved