Kamis, 23 April 2026

Diresmikan Gubernur Kepri, RSJKO EHD Tanjunguban Bintan Kini Punya 7 Gedung Baru

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan, masalah kejiwaan menjadi isu penting dan global usai resmikan 7 gedung baru di RSJKO EHD Tanjunguban

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam.id/ Istimewa
RUMAH SAKIT - Gubernur Kepri, Ansar Ahmad didampingi Direktur RSJKO EHD Kepri, dr Asep Guntur Sapari meninjau salah satu gedung pelayanan di RSJKO EHD Kepri di Tanjunguban Bintan, Jumat (13/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Gubernur Kepri Ansar Ahmad resmikan tujuh gedung baru di RSJKO EHD Kepri Tanjunguban
  • Ke tujuh bangungan itu dibangun dengan anggaran Rp54,3 miliar, dan selesai dibangun 2025
  • Gubernur Kepri Ansar Ahmad dorong rumah sakit di Kepri punya keunggulan masing-masing

 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji (EHD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang berlokasi di Tanjunguban, Kabupaten Bintan, kini memiliki tujuh gedung baru.

Ke tujuh bangunan baru itu di antaranya gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD), gedung penunjang, gedung rawat inap anak remaja, gedung lansia, gedung rehab psikososial, dan gedung perawatan komorbid.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad meresmikan secara langsung gedung baru tersebut, Jumat (13/2/2026).

Direktur RSJKO EHD Kepri dr Asep Guntur Sapari mengatakan, tujuh gedung yang dioperasikan ini merupakan pembangunan gedung tahap kedua RSJKO EHD dengan alokasi anggaran sekitar Rp54,3 miliar.

Sebelumnya, pembangunan tahap pertama yakni gedung rawat inap jiwa dan perkantoran rumah sakit khusus jiwa dan ketergantungan obat, dibangun pada 2023 dengan alokasi anggaran sekitar Rp21,1 miliar.

Selain pembangunan tujuh gedung yang selesai tahun 2025, RSJKO EHD juga dilengkapi peralatan medis canggih seperti heart rate vabriability (HRV).

Asep menjelaskan, peralatan medis tersebut berfungsi untuk mendeteksi dan memberikan informasi terkait kesehatan mental, antara lain kondisi fisik dan mental stress dari tubuh individu dan indikasi masalah cardiocirculatory.

Dengan kapasitas tampung sekitar 220 pasien jiwa, ia menyatakan RSJKO EHD Provinsi Kepri siap memberikan pelayanan kesehatan jiwa yang lebih baik bagi masyarakat Kepri.

Karena dilengkapi juga dengan tenaga medis seperti dokter spesialis kesehatan jiwa dan dokter sub spesialis.

Di tempat yang sama, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan, masalah kejiwaan menjadi isu penting dan global.

Dengan peningkatan sarana dan prasarana tahap kedua ini, diharapkan rumah sakit dapat terus meningkatkan kualifikasi pelayanan yang lebih baik, baik kesehatan umum dan khusus seperti kesehatan jiwa dan ketergantungan obat.

Tidak hanya RSJKO EHD, Ansar juga mendorong rumah sakit lainnya dapat memiliki keunggulan masing-masing, seperti RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT), menjadi rumah sakit yang unggul dalam penanganan kanker dan jantung.

Dengan begitu, Ansar berharap masyarakat di Kepri tidak lagi berobat ke Jakarta dan daerah lain.  

Ansar juga berharap, sarana dan prasarana yang dibangun ini dapat digunakan dengan baik.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved