Selasa, 21 April 2026

Sempat Gagal Berlayar, KMP Bahtera Nusantara 03 Akan Berangkat ke Tambelan Malam Ini

KMP Bahtera Nusantara 03 dijadwalkan akan berangkat ke Tambelan Bintan malam ini Selasa (24/2) setelah sempat gagal berlayar sejak Minggu (22/2) lalu

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Dok.ASDP Tanjunguban untuk Tribun Batam
GAGAL BERLAYAR - Sejumlah petugas ASDP Tanjunguban sedang memberikan makanan kepada penumpang yang masih bertahan di atas kapal KMP Bahtera Nusantara 03, Selasa (24/2/2026). Informasi terbaru, KMP Bahtera Nusantara akan berlayar ke Tambelan, malam ini sekira pukul 22.00 WIB, setelah gagal berlayar Minggu (22/2/2026) lalu karena ada kerusakan pada kompresor mesin 

Ringkasan Berita:
  • KMP Bahtera Nusantara 03 gagal berlayar ke Tambelan Bintan pada Minggu (22/2) lalu
  • Kapal alami kerusakan pada kompresor mesin
  • Sebagian besar penumpang memilih tetap bertahan di kapal hingga Selasa (24/2)
  • Informasi terbaru, kapal rencana akan diberangkatkan ke Tambelan Selasa (24/2) sekira pukul 22.00 WIB

 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Kapal Motor Penumpang (KMP) Bahtera Nusantara 03 gagal berangkat ke Tambelan, Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

Kapal Roro tersebut dilaporkan alami kerusakan pada kompresor mesin, sehingga tak bisa berlayar.

Sesuai jadwal, kapal tersebut seharusnya berangkat pada Minggu (22/2/2026).

Kapal Bahtera Nusantara 03 selama ini melayani penumpang Tanjunguban-Tambelan-Sintete.

Berdasarkan informasi update, sebagian penumpang masih berada di atas kapal saat ini.

Mereka beristrahat di ruang-ruang kapal yang tengah berlabu di Pelabuhan Tanjunguban.

"Saya naik ke atas kapal sejak Minggu sore. Saya memilih bertahan di atas kapal. Karena kami diberi makan dan minum oleh ASDP Tanjunguban," kata penumpang, Yuyun, Selasa (24/2/2026).

Ia mengaku capek harus bolak-balik ke Tanjungpinang lagi.

"Butuh biaya lagi. Mending di sini saja. Fasilitas kapal pun bagus. Puasa pun lancar selama dua hari ini," ujarnya.

Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Ainul Yaqin menyampaikan, saat ini sebagian penumpang memilih bertahan di atas kapal.

Hanya beberapa orang saja yang pulang menginap ke rumah saudara di Batam dan Tanjungpinang.

"Jumlah penumpang secara keseluruhan ada 50 orang, 47 memilih bertahan di atas kapal sementara 3 lainnya sudah turun ke darat. Mereka pulang ke Batam dan Tanjungpinang," ujarnya.

Calon penumpang yang berada di kapal sudah diberi makan dan takjil untuk berbuka puasa.

Sebelumnya, pihak ASDP Tanjunguban memberikan pilihan kepada calon penumpang.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved