Kamis, 23 April 2026

Farradhila Mahasiswi Asal Bintan Dibacok di Kampus UIN Riau, Orangtua Berangkat ke Pekanbaru

Nofa saat dihubungi melalui chatting WhatsApp membenarkan peristiwa yang menimpa anaknya itu.

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Eko Setiawan
TribunBatam.id/Istimewa
MAHASISWI BINTAN - Farradhila Ayu Pramesti (23) korban pembacokan di Kampus UIN Suska Riau. 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN  - Bambang dan Nofa Erlina, orangtua dari Farradhila Ayu Pramesti (23) berangkat ke Pekanbaru, Riau. 

Keduanya berangkat dari Bintan pada Kamis (26/2/2026) pukul 14.00 WIB. Mereka melewati Kota Batam lalu ke Pekanbaru. 

Orangtua Farradhila itu ingin melihat kondisi putrinya usai pembacokan di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Kamis (26/2/2026) pagi.

Nofa saat dihubungi melalui chatting WhatsApp membenarkan peristiwa yang menimpa anaknya itu.

Kendali demikian, dia belum bisa memberikan steatmen terkait dengan insiden dan kondisi putrinya setelah viral di media sosial (medsos).

"Maaf saya tidak tahu kronologisnya,saya tidak bisa memberi berita yang saya tidak tahu. Maaf ya," jawab Nofa singkat, Jumat (27/2/2026) sore.

Sementara itu, Ketua RT 001, RW 004, Sugito saat dihubungi mengaku Farradhila merupakan warganya.

Sesuai alamat korban tinggal di Kampung Baru, RT 001, RW 004, Kelurahan Sungai Enam, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

"Secara administrasi masuk dalam lingkungan RT saya, namun orangtuanya tinggal di Kampung Lengkuas, Kijang Kota sehingga saya jarang jumpa dengan mereka," kata Sugito singkat. 

Dia mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi atau perkembangan terkait peristiwa tersebut. 

"Sudah ratusan orang telepon saya. Tapi saya tak bisa jawab. Saya hanya sampaikan ke Lurah Sei Enam dan Kapolsek Bintan Timur saja bahwa itu warga saya," kata dia.

Berdasarkan informasi yang diterima, Farradhila merupakan mahasiswi semester 8 di kampus tersebut. 

Korban sudah kurang lebih empat tahun kuliah di sana.

Kala itu korban sedang bersiap mengikuti ujian munaqosah di sebuah ruangan lantai dua bangunan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum. 

Dia seorang diri saat itu. Korban sedang menunggu jadwal ujian munaqosah, atau ujian skripsi akhir.

Namun suasana pagi itu sekira pukul 08.00 WIB berubah mencekam. Dia di bacok oleh salah satu rekan cowoknya. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved