Jumat, 1 Mei 2026

Polres Bintan Siagakan Ratusan Personel Amankan Kegiatan May Day Hari Ini

Ratusan anggota Polres Bintan bakal dikerahkan ke sejumlah tempat rawan demo di Bintan di peringatan May Day 2026

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Dok. Humas Polres Bintan untuk Tribun Batam
MAY DAY - Kapolres Bintan pimpin apel gelar pasukan May Day 2026 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Kepolisian Resor (Polres) Bintan melakukan persiapan maksimal untuk menyambut peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, pada Jumat (1/5/2026).

Ratusan anggota Polres Bintan bakal dikerahkan ke sejumlah tempat rawan demo di Bintan.

Personel dikerahkan untuk memperkuat pengamanan, mulai dari tim negosiator, penembak gas air mata, satuan Dalmas, Polairud, hingga kendaraan taktis (Rantis) penyelamat.

Kehadiran berbagai elemen lain, juga menunjukkan bahwa Polres Bintan tidak hanya siap secara personel, tetapi juga secara materiil.

Kapolres Bintan, AKBP Argya Satya Bhawana, menegaskan bahwa Polri hadir bukan sebagai penghambat, melainkan sebagai penjamin kelancaran aspirasi pekerja.

"Peringatan Hari Buruh merupakan agenda tahunan yang harus kita amankan dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan humanis," ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Polres Bintan siap memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal agar kalangan pekerja dapat menjalankan kegiatannya dengan aman, tertib, dan lancar.

Polres Bintan Wujudkan Keamanan secara swakarsa

Sabuk Kamtibmas merupakan program sinergi kolaboratif antara Polri dan berbagai elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing melalui pendekatan kemitraan.

"Kami memperkuat sinergi dan komunikasi dengan TNI, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat melalui program Sabuk Kamtibmas. Ini adalah upaya kita bersama untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas maupun pihak-pihak yang ingin memanfaatkan momentum May Day untuk kepentingan lain," tambah Kapolres.

Kapolres memberikan instruksi keras kepada seluruh personel di lapangan untuk menghindari tindakan kontraproduktif.

Personel diminta mengedepankan pendekatan persuasif dan menjaga citra institusi dengan menjadi pelindung dan pengayom masyarakat.

"Keberhasilan pengamanan tidak hanya diukur dari situasi yang aman, tetapi juga dari bagaimana masyarakat merasakan kehadiran Polri sebagai pelayan mereka," katanya. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved