Rabu, 6 Mei 2026

Pekerja Kebun Sawit Ditemukan Meninggal di Mes, Diduga Sakit Karena Ada Obat di Kamar

Seorang pria paruh baya bernama Idham Efendi (51) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mess.

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Mairi Nandarson
Dok. Polsek Gunung Kijang untuk Tribun Batam
EVAKUASI - Anggota kepolisian dari Polsek Gunung Kijang dan Tim Medis melakukan evakuasi jenazah pekerja Sawit yang ditemukan meninggal dunia di kosannya untuk dibawa ke Kijang, Bintan Timur selanjutnya dimakamkan di TPU Batu 23 Kijang. 

TRIBUN BATAM.id, BINTAN  - Kesedihan menyelimuti penghuni mess pekerja kebun kelapa sawit Tirta Madu, Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

Seorang pria paruh baya bernama Idham Efendi (51) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mess.

Korban pertama kali ditemukan rekan kerjanya sendiri pada Selasa (5/5/2026) petang sekira pukul 18.00 WIB.

Kapolsek Gunung Kijang, Iptu Yabul Yamin melalui Kanit Reskrim Polsek Gunung Kijang, Ipda Rusdy menyampaikan, berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban. 

"Info dari keluarga korban selama ini punya riwayat penyakit hipertensi dan TBC," kata Rusdy, Rabu (6/5/2026).

Hal ini diperkuat dari keterangan medis, saat visum luar, yang menemukan bahwa pembulu darah sudah pecah akibat hipertensi. 

"Tidak ada kekerasan atau luka memar pada tubuh korban," akunya. 

Mulanya, rekan korban curiga lantaran korban tak kunjung keluar kamar dan tidak masuk kerja seperti biasanya.

Sekira pukul 10.00 WIB, rekan kerja masih mendengar suara ngorok dari dalam kamar. 

Sekira pukul 18.00 WIB, teman korban sempat memanggil dari luar namun tak mendapat sahutan dari dalam kamar. 

Beberapa rekan kerja memutuskan untuk mendobrak pintu kamar.

Rekan korban dibuat kaget, setelah melihat korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan mulai kaku dalam kamar. 

"Korban ditemukan dalam kondisi telungkup," katanya. 

Tetangga kamar pun langsung memberitahu kepada abang ipar korban.

Keluarga yang datang ke lokasi menolak untuk dilakukan outopsi dengan membuat surat pernyataan dan video. 

Jenazah langsung dibawah ke rumah duka di Kampung Lengkuas dan sudah dimakamkan di TPU Batu 23 Kijang, Bintan Timur tadi malam.

Berdasarkan informasi di lapangan, korban tinggal sendiri di kamar tersebut. 

Korban selama ini bekerja kepala sawit seperti biasa dan jarang tak masuk kerja. (ron).

( tribunbatam.id/ronnye lodo laleng )

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved