Rabu, 3 Juni 2026

Kecelakaan Maut di Bintan

Lokasi Kecelakaan Maut di Bintan Jalan Lurus dan Mulus, Warga Sebut Jarang Terjadi Insiden

Lokasi tabrakan itu bukanlah di area tanjakan atau turunan terjal, melainkan di hamparan jalan yang lurus.

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Eko Setiawan
Dok. Humas Polres Bintan untuk Tribun Batam
LOKASI KECELAKAAN - Anggota Satlantas Polres Bintan Sedang Melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Usai Kecelakaan di Jalan Tanjungpinang-Tanjunguban, Bintan, Selasa (2/6/2026). 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN – Lokasi kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor di Jalan Raya Tanjunguban–Tanjungpinang, Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Selasa (2/6/2026), memiliki karakteristik jalan yang relatif aman.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ruas jalan tersebut berada di kawasan sekitar Nursery Bintan dengan kondisi jalan lurus, datar, dan tidak ditemukan kerusakan jalan di titik terjadinya kecelakaan.

Jalan tersebut merupakan jalan dua lajur dalam satu jalur yang kerap dilalui kendaraan roda dua maupun kendaraan besar. Lokasi kejadian juga bukan berada di area tanjakan ataupun turunan curam, melainkan pada hamparan jalan yang cukup panjang dan lurus.

Selain itu, kawasan tersebut tergolong sepi karena berada jauh dari permukiman penduduk. Akibatnya, tidak banyak warga yang menyaksikan secara langsung detik-detik terjadinya kecelakaan.

Kecelakaan itu melibatkan truk Mitsubishi Colt Diesel berwarna oranye bernomor polisi BP 8967 BY yang dikemudikan Dede Yusup dengan sepeda motor Yamaha Jupiter Z berwarna putih bernomor polisi BP 5910 IB yang dikendarai Iskandar.

Seorang warga setempat, Wandi, mengatakan kecelakaan lalu lintas jarang terjadi di kawasan tersebut.

"Jalan ini jarang terjadi kecelakaan. Selama saya tinggal di area ini, baru dua kali," ujarnya.

Menurut Wandi, kecelakaan sebelumnya hanya melibatkan sesama pengendara sepeda motor dan tidak menimbulkan korban jiwa.

"Setahu saya baru kecelakaan ini yang ada korban jiwa," katanya.

Meski demikian, ia mengakui sebagian besar kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut sering melaju dengan kecepatan tinggi, baik kendaraan roda dua, mobil pribadi maupun kendaraan angkutan barang.

Sementara itu, Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana melalui Kasi Humas Polres Bintan AKP Bako mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara dan mengurangi kecepatan ketika melintas di kawasan tersebut.

"Mohon tetap waspada, jangan kencang. Ingat, nyawa lebih penting dari segalanya," ujarnya.

AKP Bako berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

"Kurangi kecepatan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pesannya.

Sebelumnya, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 08.20 WIB itu mengakibatkan pengendara sepeda motor, Iskandar, meninggal dunia. Berdasarkan keterangan polisi, korban diduga kurang konsentrasi hingga masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan. (TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved