Selasa, 14 April 2026

BPS Karimun Canangkan Desa Cantik 2026, Tiga Desa Jadi Sasaran

Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) pada 2026 di Karimun sasar tiga desa, yaitu Desa Selat Mendaun, Desa Parit, dan Desa Tulang

Penulis: Fairoz Zamani | Editor: Dewi Haryati
Istimewa/Fairoz Zamani
PROGRAM DESA CANTIK DI KARIMUN - Badan Pusat Statistik (BPS) Karimun merencanakan kembali program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) pada tahun 2026. Ada tiga desa menjadi sasaran, Selasa(14/4/2026) 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) merencanakan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) pada tahun 2026.

Dalam program ini terdapat tiga desa yang menjadi sasaran, yaitu Desa Selat Mendaun, Desa Parit, dan Desa Tulang.

Kepala BPS Kabupaten Karimun, Lulus Haryono, mengatakan program ini telah berjalan bertahap sejak 2022 lalu. Program ini merupakan program strategis BPS yang dilandasi regulasi. 

“Melalui program ini, BPS hadir sebagai pembina utama statistik daerah dan berperan aktif memperkuat sistem statistik nasional sampai level desa,” ujar Lulus, Selasa (14/4/2026) 

Semenjak diluncurkan, pembinaan telah dilakukan secara bertahap pada tahun 2022 dimulai dari Kelurahan Tebing. Kemudian satu desa di tahun 2023, satu desa di tahun 2024, serta Desa Pangke Barat dan Desa Telaga Tujuh pada tahun 2025.

“Dan pada tahun 2026 ini kita kembali mencanangkan untuk Desa Selat Mendaun, Desa Parit, dan Desa Tulang,” katanya.

Dalam pekerjaannya, BPS berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kementerian Agama hingga BPJPH untuk penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal.

Sinergi juga terjalin dengan Dinas Kominfo Statistik dan Persandian untuk mendorong digitalisasi, serta Dinas Koperasi, UMKM, dan BAZNAS.

“Kami juga mengajak seluruh perangkat desa dan agen statistik untuk berpartisipasi. Mudah-mudahan program ini memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ucapnya, 

Sementara itu, Bupati Karimun, H.Ing Iskandarsyah, menyambut baik, dan sangat mendukung program ini. Ia mengatakan, di era digital saat ini kemajuan teknologi informasi harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Sekarang ini merupakan era digital, dan apa yang terjadi di belahan dunia lain bisa kita ketahui dalam hitungan menit berkat internet. Kemajuan teknologi ini harus kita manfaatkan, salah satunya untuk statistik,” ujar Iskandarsyah.

Ia menambahkan, dukungan infrastruktur melalui program Starlink untuk memperluas akses internet, serta keterkaitannya dengan program strategis lainnya, akan mewujudkan Karimun yang maju, sejahtera, dan berbudaya menuju Indonesia Emas 2045.

“Dengan data yang kuat, kita bisa mendorong sertifikat halal untuk UMKM, mewujudkan one product one village, hingga mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang anggarannya mencapai Rp700 juta per hari di Karimun,” katanya.

Melalui Desa Cantik, diharapkan tercipta tata kelola yang tertib, terukur, dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya untuk bersama memajukan daerah. (TribunBatam.id/Fairozzamani

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved