Minggu, 10 Mei 2026

KECELAKAAN DI KARIMUN

Kecelakaan Maut di Karimun, Nyawa Pejalan Kaki Melayang usai Ditabrak Motor

Seorang pejalan kaki di Karimun bernama The A Kam meninggal dunia usai ditabrak motor di Jalan Raja Oesman, Kelurahan Kapling, Jumat (8/5) pagi

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
Istimewa/Fairoz Zamani
KECELAKAAN DI KARIMUN - Pihak Kepolisian Polres Karimun saat tiba di lokasi kejadian perkara kecelakaan maut di Karimun pada Jumat (8/5/2026) 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan maut di Karimun terjadi pada Jumat (8/5/2026) pagi di Jalan Raja Oesman, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, sekira pukul 05.30 WIB.

Seorang perempuan keturunan Tionghoa bernama The A Kam, meninggal dunia tak lama setelah kecelakaan terjadi.

Informasi yang dihimpun, saat kejadian korban yang diperkirakan berusia 50 tahun itu hendak menyeberang jalan.

Di saat bersamaan, sebuah motor Honda Supra BP 3086 KL yang dikendarai Arif Farhan Malindo, melaju dari arah Kapling menuju RSUD Muhammad Sani.

Tabrakan pun tak terelakkan. Keduanya terkapar di jalan dan segera dilarikan ke rumah sakit.

Keduanya mengalami luka serius. Pengendara motor diketahui mengalami patah tulang pada pergelangan tangan kiri serta luka lecet di bagian wajah sebelah kanan.

Berdasarkan informasi terakhir, pengendara telah dirujuk ke Kota Batam untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Sementara itu, The A Kam mengalami patah tulang di bagian bawah lutut kiri.

Malang tak dapat ditolak, nyawa pejalan kaki itu tak tertolong. 

Ia dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karimun.

Kasat Lantas Polres Karimun, Iptu Akmal Hakim, membenarkan kejadian kecelakaan lalulintas tersebut.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti insiden itu.

“Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara maupun ketika menyeberang jalan, terutama pada jam-jam rawan di pagi hari,” ujar Iptu Akmal Hakim.

Kurang Penerangan

Seorang warga menduga, salah satu faktor penyebab kecelakaan ini dikarenakan minimnya pencahayaan di lokasi.

Menurutnya, sekitar pukul 05.30 WIB, kondisi jalanan masih gelap karena minim penerangan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved