Rabu, 13 Mei 2026

Daftar 6 Kapal Perang Termasuk KRI Dewaruci Kini di Bawah Koarmada I di Tanjungpinang, Kepri

Enam kapal perang, termasuk KRI Dewaruci yang legendaris kini berada di bawah naungan Koarmada I yang berlokasi di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri.

Tayang:
TribunBatam.id via Instagram @koarmada_1
KOARMADA I - Tangkap layar Instagram @koarmada_1 saat serah terima alih bina sejumlah KRI dari Koarmada II dan Koarmada III ke Koarmada I yang bermarkas di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (6/2/2026). Satu dari total 6 kapal yang kini berada di bawah naungan Koarmada I ialah KRI Dewaruci yang legendaris. Upacara peresmian alih bina tersebut di atas geladak KRI Dewaruci yang tengah bersandar di Kesatrian Pondok Dayung, Jakarta. 

TRIBUNBATAM.id, KEPRI - Enam kapal perang Indonesia kini berada di bawah Komando Armada I yang berlokasi di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Itu dipertegas dengan penandatanganan berita acara serah terima alih bina sejumlah KRI dari Koarmada II dan Koarmada III kepada Koarmada I di Komplek Satuan Koarmada I Pondok Payung, Jumat (7/2/2026).

Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto, S.E., M.Si hadir langsung dalam penandatanganan tersebut.

Termasuk Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI, Laksamana Madya Denih Hendrata yang memimpin langsung peresmian alin bina itu di atas geladak KRI Dewaruci yang sandar di Kesatriaan Pondok Payung, Jakarta.

"Alih bina KRI ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembinaan kekuatan dan kesiapan operasional unsur-unsur TNI AL di jajaran Koarmada I," demikian pesan dalam Instagram @koarmada_1 yang dilihat, Sabtu (7/2/2026).

Dalam amanatnya, Denih menjelaskan alasan utama pergeseran kekuatan alutsista ini. Menurutnya, TNI AL perlu menata ulang kekuatan tempur untuk menghadapi tantangan keamanan maritim yang kian dinamis.

Baca juga: Hari Armada Menandai Koarmada I Resmi Bermarkas di Tanjungpinang

“Alih bina KRI ini merupakan langkah strategis Koarmada RI dalam menata kekuatan. Kita ingin mengoptimalkan pola operasi serta meningkatkan kesiapsiagaan unsur TNI Angkatan Laut,” tegas Denih, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada RI.

Jenderal bintang tiga ini juga menekankan tujuan vital lainnya. Ia menyebut pergeseran kapal-kapal ini akan mempertebal keamanan di jalur-jalur krusial.

“Langkah ini bertujuan menjamin keamanan wilayah laut dan jalur pelayaran strategis nasional,” tambah Denih.

Menutup amanatnya, Denih memberikan instruksi tegas kepada seluruh prajurit pengawak KRI tersebut. Ia meminta para prajurit segera beradaptasi dengan lingkungan tugas yang baru.

“Seluruh unsur yang mengalami alih bina agar segera menyesuaikan diri dan meningkatkan soliditas. Kalian harus melaksanakan tugas dengan profesional, disiplin, dan penuh tanggung jawab demi mendukung keberhasilan tugas pokok TNI AL,” perintah Denih.

Berikut Rincian KRI yang Alih Bina ke Koarmada 1 di Tanjungpinang, Kepri

Satuan Kapal Ranjau 

  • KRI Pulau Rengat (PRE-711) 
  • KRI Pulau Rupat (PRP-712) beralih dari Koarmada II ke Koarmada I.

Satuan Kapal Eskorta 

  • KRI Fatahillah (FTH-361) 
  • KRI Malahayati (MLH-362) beralih dari Koarmada III ke Koarmada I

Kapal Latih Legendaris 

  • KRI Arung Samudera (ARS-930) 
  • KRI Dewaruci (DWR-900) beralih dari Koarmada II ke Koarmada I. (TribunBatam.id/*)
Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved