Kamis, 23 April 2026

PRAJURIT TNI AL DI KEPRI TEWAS

7 Oknum TNI AL Dipecat Imbas Tewasnya Serda Ade Ardiyan Rahmadana saat Tugas di Kepri

Koarmada I di Tanjungpinang mengumumkan 7 oknum TNI AL dipecat imbas tewasnya Serda Ade Ardiyan Rahmadana saat bertugas di Kepri, Jumat (27/2).

TribunBatam.id/Istimewa
PRAJURIT TNI-AL MENINGGAL- Jenazah Serda Ade Ardiyan lalu diterbangkan dari Kepri dan dimakamkan di Padang Pariaman, Sumatera Barat pada Sabtu (28/2/2026). Koarmada I di Tanjungpinang mengumumkan 7 oknum TNI AL berstatus tersangka dalam kasus ini. Mereka dipecat sebagai prajurit TNI AL. 

Ringkasan Berita:
  • Tujuh oknum TNI AL dipecat imbas tewasnya Serda Ade Ardiyan Rahmadana saat jalani orientasi KRI Kujang-642 Satkat Koarmada I di Provinsi Kepri, Jumat (27/2/2026).
  • Mereka sebelumnya berstatus tersangka. Pemberhentian tidak dengan hormat menurut Kadispen Koarmada I, Letkol Laut (P) Ary Mahayasa merupakan sanksi terberat.
  • Video sebelum Serda Ade Ardiyan Rahmadana sebelum meninggal dunia sempat beredar di media sosial (medsos).

 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Tujuh oknum TNI AL dipecat terkait kasus tewasnya Serda Ade Ardiyan Rahmadana.

Prajurit TNI AL di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meninggal dunia setelah menjalani orientasi KRI Kujang-642 Satkat Koarmada I, Jumat (27/2/2026).

Adapun 7 oknum TNI AL yang terlibat kasus tewasnya Serda Ade Ardiyan Rahmadana di antaranya berinisial:

  • As 
  • Ef 
  • Ss 
  • Sa 
  • Jm
  • Ar dan 
  • Mc.

Panglima Komando Armada (Koarmada) I,Laksamana Muda (Laksda) TNI Haris Bima Bayuseto, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla melalui Kadispen Koarmada I Tanjungpinang, Letkol Laut (P) Ary Mahayasa kepada TribunBatam.id, Rabu (11/3/2026) mengungkap jika 7 oknum TNI AL itu telah berstatus tersangka.

Perkara ini tengah ditangani POM Komando Armada l (Koarmada I) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

"Sanksi terberat kepada tujuh tersangka utama telah diputuskan. Mereka dikenakan sanksi pidana serta pemberhentian dengan tidak hormat atau dipecat dari TNI AL," ungkap Letkol Ary.

Para tersangka saat ini sudah ditahan di tempat khusus, untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

Ia menegaskan, TNI AL sesuai dengan janji yang telah disampaikan akan transparan dalam kasus ini.

"Kelanjutan dari kasus ini akan kita update dan disampaikan lebih lanjut," ujarnya.

Prajurit TNI AL di Kepri Meninggal saat Bertugas

Serda Ade Ardiyan Rahmadana, seorang prajurit TNI AL sebelumnya meninggal dunia setelah menjalani kegiatan orientasi KRI Kujang-642 Satkat Koarmada I, Jumat (27/2/2026).

Kematian korban diduga ada kaitannya dengan tindakan kekerasan senior saat kegiatan orientasi.

Kematian korban saat menjalani orientsai ini membuat keluarga dan sejumlah prajurit TNI-AL ikut berduka.

Tidak hanya itu, warga Tanjunguban, Bintan juga merasakan duka yang sama.

Mereka tak menyangka prajurit kelahiran tahun 2002 itu begitu cepat meninggal dunia.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Tags
Multiangle
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved