Sampah Masih Menumpuk, di Sepanjang Parit Utama Tanjungbatu
Penilaian Warga ; Bisa Timbulkan Penyakit
TRIBUNEWSBATAM, TANJUNGBATU- Masalah sampah yang ada didalam parit/ drainase Tanjungbatu masih menjadi bumereng warga Tanjungbatu saat ini. Disaat hujan bau yang keluar dari tumpukan sampah didalam drainase ini sangat menyengat, Sabtu (3/7).
Selain itu, banyak lalat yang mengingapi sampah-sampah yang ada didalam parit yang berada dijalan Jendarlan Sudirman dan Jalan Pelabuhan Tanjungbatu Kota.
Parit yang berada tepatnya di Jalan Pelabuhan Tanjungbatu ini,
disepanjang jalan itu terdapat para pedagang makanan dan minuman.
Seperti goreng pisang, bakso, pedagang nasi padang dan mie-mie goreng.
Namun, sampah yang berada di sepanjang jalan tersebut sudah menimbulkan
bau dan banyak lalat-lalat. Hal tersebut, tentu saja menggangu warga,
karena bau dan timbulnya lalat disepanjang jalan ini bisa menimbulkan
berbagai jenis penyakit. Tetap saja, nyamuk berbahaya bisa mengancam
keselamatan warga.
Program pemerintah, untuk meningkatkan kesehatan warga, mencegah
penyakit malaria dan membunuh nyamuk-nyamuk berbahaya tersebut masih
tampak belum serius. Hal ini terlihat, sudah sangat jelas terlihat
sampah yang sudah menimbulkan nyamuk dan lalat masih terabaikan didalam
parit/ drainase disepanjang perkotaan di Tanjungbatu.
"Jika dibiarkan, bisa berkembangnya bibit-bibit nyamuk Aids egypty
(Demam Berdarah) dan tentu sangat berbahaya bagi masyarakat
sekitarnya,"kata Hariadi Guru honorer SMP Negeri 3 Kundur ini.
Ia menambahkan, perhatian dari Dinas terkait, terhadap kesehatan
lingkungan masih minim. Dan tingkat kesadaran masyarakat sekitar juga
masih rendah.
Hariadi mengungkapkan, sesuai dengan kerja dinas Kesehatan sebagai dinas
yang menangani masalah kesehatan, harus bertindak cepat dan segera.
Sementara itu, pedagang goreng pisang di Jalan Pelabuhan, yang tidak mau
namanya disebutkan. Mengatakan, masalah sampah ini sudah sangat klasik.
"Sampah yang menumpuk didalam parit sudah berlangsung lama. Kita tidak
boleh saling salah menyalahkan, semua baik warga dan pemerintah harus
bekerja sam,"kata dia.
Ia menambahkan, jika pemerintah mencegah sedangkan warga masih belum
paham membuang sampah pada tempatnya, dan masih banyak membuang sampah
dalam parit atau selokan itu sama saja. Semuanya harus saling bekerja
sama.
Sebelumnya, pernah diberitaka di media ini, tentang sampah menempuk di
sepanjang parit di Jalan Pelabuhan beberapa waktu lalu. Hingga kini
sampah masih banyak dan belum adanya tindakan tegas dari instansi
terkait. (aan)