Kamis, 9 April 2026

Mengenang Pahlawan Usman Harun

Herman Thio Dipaksa Duduk Di Atas Es Tanpa Sehelai Pakaian

Saya ditelanjangi dan dipaksa duduk di atas es batu tanpa sehelaipun pakaian.

Laporan Wartawan Tribun Batam, Aprizal

BATAM, TRIBUN - Selama satu bulan itu, cerita Herman lagi, ia bertiga hanya boleh satu kali turun ke bawah membuang hajat kecil dan besar. Waktu keluar pagi hari, ia turun satu per satu ke bawah membuangnya.

Usman sel paling ujung, waktu lewat pasti lewat depan selnya dan begitu juga dengan Harun. Ia hanya bisa melihat wajah Usman dan Harus dari celah lobang-lobang kecil selnya.

"Usman dan Harun setelah mengaku yang melakukan pengeboman di gedung MDH, keduanya mendapatkan fasilitas yang enak-enak. Berbeda dengan sebelum mengaku, sebelumnya keduanya disiksa habis-habisan.

Sama dengan saya, selain ditelanjangi, juga dipaksa duduk di atas es batu tanpa sehelaipun pakaian yang menempel di badan.

Polisi Singapura menyiksanya tidak tangung-tangung, sebelum mengaku seluruh jari kuku-kuku ditusuk dengan jarum. Badan dipukul lebih dari binatang," kenang Herman.

Setelah keduanya mengaku karena sudah tidak tahan, jelas Herman, Usman dan Harun mendapatkan fasilitas yang enak-enak. Makan dan rokok tidak pernah terlambat. Bahkan apapun yang diminta selalu dipenuhi.

"Tiga hari sebelum tiba waktunya saya dihukum gantung, saya kembali ditanya oleh polisi Singapura. Tapi sebelumnya saya sudah habis-habisan disiksa, saya tidak mengaku sebagai pejuang RI.

Terakhir saat ditanya itu, saya mengaku keberatan akan dihukum gantung. Saya mengaku bukan warga negara Singapura, saya mengaku lahir di Tanjung Batu, Kabupaten Kundur, Kepri.

Akhirnya polisi Singapura itu memeriksa ke Tanjung Batu, Kepri, tempat kelahiran saya. Setelah ditemukan keluarga saya di Tanjung Batu, akhirnya saya tidak jadi dihukum gantung. Saya dikembalikan ke Malaysia karena tidak terbukti bersalah," ungkap Herman, kepada Tribun, Rabu (19/2/2014).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved