Rabu, 8 April 2026

Hingga Kini Anambas Belum Miliki Tapal Batas

Sampai saat ini belum terbentuk tapal batas di Anambas. Apa pun yang kita usulkan kepada Pemerintah pusat, cenderung tidak maksimal.

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Persoalan tapal batas Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi salahsatu hal yang kembali disinggung.

Wahyudi, satu diantara masyarakat Anambas mengatakan, hingga saat ini Anambas belum menyelesaikan serta membentuk tapal batas.

Dalam konsultasi publik penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Tarempa itu, ia pun kembali mengingatkan kepada Pemerintah Daerah termasuk ke DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas mengenai batas waktu terkait pembentukan tapal batas ini.

"Sampai saat ini belum terbentuk tapal batas di Anambas. Apa pun yang kita usulkan kepada Pemerintah pusat, cenderung tidak maksimal. Saya kira mengenai tapal batas ini harus jelas, terlebih dengan letak geografis daerah Anambas yang merupakan daerah perbatasan selain Kabupaten Natuna," ujarnya Senin (25/4).

Ia menambahkan, dari informasi yang ia dapat dari media, Anambas diketahui belum termasuk dalam daerah terluar.

Dalam diskusi publik yang disertakan dengan pemantapan pemahaman penyusunan renstra SKPD tahun 2016-2021 itu, ia juga mengatakan upaya yang dilakukan kabupaten Natuna dalam mengurus tapal batasnya yang nantinya akan berdampak pada perolehan besaran Dana Bagi Hasil (DBH) Migas.

"Saya kira, ini yang harus kita perjuangkan secara benar. Terlebih, DBH Migas saat ini menjadi komponen utama dalam pendapatan daerah. Setidaknya ada 12 titik di sana, tujuh di Natuna sementara lima berada di Anambas," bebernya.

Tidak hanya menyinggung soal tapal batas yang belum menemui kejelasan itu, Wahyudi pun juga menyinggung mengenai entry point di Anambas.

Menurutnya, hadirnya entry point setidaknya berpengaruh pada kunjungan wisatawan khususnya wisatawan mancanegara terlebih dengan letak geografis Anambas yang lebih dekat dilalui oleh beberapa Negara tetangga.

"Soal entry point, di Kepri ini hanya ada dua yakni di Batam serta di Bintan. Berbicara pariwisata, anggaran yang digelontorkan untuk promosi pariwisata yang bersumber dari daerah tidak sedikit. Sementara, komponen Customs, Imigration, Quarantine and Port (CIQP) di Anambas sudah lengkap. Ini yang menurut saya perlu menjadi fokus perhatian dari Pemkab Anambas saat ini," terangnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved