Rabu, 8 April 2026

Sakit Hati Dipecat, Pemuda Ahli IT Ini Bobol Data Bekas Kantor, Nasibnya Sungguh Tak Terduga

Selama penyelidikan, alamat IP peretas ditemukan oleh eks karyawan perusahaan

Pixabay
Ilustrasi - Karyawan IT retas data mantan perusahaan agar direkrut kembali oleh sang bos 

TRIBUNBATAM.id -  Pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, dipecat oleh perusahaan tentu menyakitkan.

Pokoknya sudah pasti, pemecatan bukanlah hal yang bisa diterima begitu saja oleh seorang karyawan.

Terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini di mana lapangan pekerjaan semakin sempit.

Dilansir Sosok.ID dari Oddity Central, karyawan IT asal India itu nekat meretas perusahaan lamanya.

tribunnews
Vikesh Sharma saat ditahan polisi setempat (english.newstracklive.com)

Polisi Delhi telah menahan seorang peretas yang telah menghapus data 18 ribu pasien setelah empat serangan dunia maya.

Selain itu, peretas ini telah memperoleh informasi terkait penagihan tiga lakh pasien.

Peretas membuat entri palsu dari 22.000 pasien. Orang ini telah diidentifikasi sebagai Vikesh Sharma.

Menurut DCP Vijayanta Arya dari kota Barat Laut, Kunal Aggarwal, CEO Easy Solutions Private Limited telah mengajukan keluhan.

Seseorang yang tidak dikenal telah meretas data beberapa rumah sakit dan rumah sakit lain dari epidemi.

Setelah keluhan ini, sel maya mendaftarkan sebuah kasus dan mulai menyelidiki kasus tersebut.

tribunnews
Ilustrasi peretasan (thehindu.com)

Selama penyelidikan, alamat IP peretas ditemukan oleh Shahdara, yang atas nama Vikesh Sharma.

Polisi Delhi telah menggerebek Shahdara dan menahan terdakwa Vikesh Sharma. Terdakwa mengakui kesalahannya.

Vikesh Sharma yang bergelar MSc di bidang IT, mengakui dan mengatakan bahwa dia bekerja di perusahaan sebagai insinyur perangkat lunak senior.

Dalam penguncian, perusahaan mengurangi gajinya dan memecatnya dari pekerjaannya.

Kemudian ide balas dendam muncul di benaknya.

Dia memiliki informasi lengkap tentang situs web perusahaan.

tribunnews
ilustrasi teknologi informasi (ist)

Jadi setelah pergi ke pekerjaan itu, dia memutuskan untuk melukai perusahaan, sehingga dia akan berlutut.

Lalu kemudian pemiliknya menemuinya untuk meminta bantuan.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved