TANJUNGPINANG TERKINI
Basarnas Sempat Kerja Keras, 40 Orang Terseret Arus di Keramba Ikan, Dampak Cuaca Ekstrem
Cuaca esktrem di Tanjungpinan nyaris memakan korban. 40 orang di keramba terseret arus, Sabtu (2/1). Basarnas pun sempat kerja keras mencari mereka.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Cuaca ekstrem di Tanjungpinang sempat membuat Basarnas kerja keras.
Mereka mencari keberadaaan 40 orang yang terseret arus laut di keramba ikan.
Ada 10 orang dalam satu keramba ikan yang berlokasi di Tanjung Sebauk, Tanjungpinang, Sabtu (2/1).
Kepala Basarnas Tanjungpinang, Mu'min menjelaskan, posisi puluhan orang yang berada di dalam keramba di laut Tanjung Sebauk, Kota Tanjungpinang, Koordinat 0°59'17.43"U- 104°24'39.59"T.
Mereka awalnya mendapat informasi dari warga Dompak. Bagaimana nasib puluhan orang itu?
"Alhamdulilah sekira pukul 20.30 WIB, kami berhasil mengevakuasi seluruh orang tersebut.
Mereka sudah pulang ke rumahnya masing-masing," sebutnya, Minggu (03/01/2021).
Tim SAR gabungan yang dibentuk sebanyak 5 tim ini berhasil mengevakuasi dengan waktu lebih kurang waktu 6 jam.
Ia pun mengimbau kepada masyarakat dan nelayan untuk tetap berhati-hati. Saat ini masih angin utara.
"Nelayan juga diminta untuk menunda dulu aktivitas di laut, dan bagi warga untuk mengantisipasi banjir dan longsor agar lebih baik mengungsi saja," imbaunya.
Pemadaman Darurat di Tanjungpinang Dampak Cuaca Ekstrem
Lamanya curah hujan yang berlansung di ibu kota Provinsi Kepulauan Riau telah mengakibatkan banjir dan longsor dibeberapa titik wilayah.
Seperti diketahui sebelumnya, pihak petugas Damkar, BPBD, Basarnas serta Aparat TNI/Polisi Kota Tanjungpinang dengan segera telah mengambil tindakan mulai dari evakuasi, penyedotan air dan menutup tanah longsor dengan terpal.
Sementara itu, untuk menjaga keselamatan warga yang daerahnya mengalami banjir. Pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kota Tanjungpinang juga terpaksa mengambil tindakan pemadaman darurat.
Manajer Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PT PLN (Persero) Tanjungpinang Suharno, melalui Supv. SDM dan ADM, Benyamin Sitorus mengatakan, Pemadaman darurat itu hanya dilakukan dibeberapa kawasan banjir yang sampai menutupi travo listrik sehingga terjadi gangguan jaringan ataupun kerusakan alat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/basarnas-tanjungpinang-sempat-kerja-keras.jpg)