Sabtu, 11 April 2026

TANJUNGPINANG TERKINI

Basarnas Sempat Kerja Keras, 40 Orang Terseret Arus di Keramba Ikan, Dampak Cuaca Ekstrem

Cuaca esktrem di Tanjungpinan nyaris memakan korban. 40 orang di keramba terseret arus, Sabtu (2/1). Basarnas pun sempat kerja keras mencari mereka.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Basarnas Sempat Kerja Keras, 40 Orang Terseret Arus saat di Keramba Ikan, Dampak Cuaca Ekstrem. Foto Tim SAR gabungan berhasil evakuasi 40 orang yang berada di dalam keramba ikan dengan selamat, Sabtu (2/1/). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Cuaca ekstrem di Tanjungpinang sempat membuat Basarnas kerja keras.

Mereka mencari keberadaaan 40 orang yang terseret arus laut di keramba ikan.

Ada 10 orang dalam satu keramba ikan yang berlokasi di Tanjung Sebauk, Tanjungpinang, Sabtu (2/1).

Kepala Basarnas Tanjungpinang, Mu'min menjelaskan, posisi puluhan orang yang berada di dalam keramba di laut Tanjung Sebauk, Kota Tanjungpinang, Koordinat 0°59'17.43"U- 104°24'39.59"T.

Mereka awalnya mendapat informasi dari warga Dompak. Bagaimana nasib puluhan orang itu?

"Alhamdulilah sekira pukul 20.30 WIB, kami berhasil mengevakuasi seluruh orang tersebut.

Mereka sudah pulang ke rumahnya masing-masing," sebutnya, Minggu (03/01/2021).

Tim SAR gabungan berhasil evakuasi 40 orang yang berada di dalam keramba ikan dengan selamat di Tanjung Sebauk, Tanjungpinang, Sabtu (2/1).
Tim SAR gabungan berhasil evakuasi 40 orang yang berada di dalam keramba ikan dengan selamat di Tanjung Sebauk, Tanjungpinang, Sabtu (2/1). (TribunBatam.id/Istimewa)

Tim SAR gabungan yang dibentuk sebanyak 5 tim ini berhasil mengevakuasi dengan waktu lebih kurang waktu 6 jam.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat dan nelayan untuk tetap berhati-hati. Saat ini masih angin utara.

"Nelayan juga diminta untuk menunda dulu aktivitas di laut, dan bagi warga untuk mengantisipasi banjir dan longsor agar lebih baik mengungsi saja," imbaunya.

Pemadaman Darurat di Tanjungpinang Dampak Cuaca Ekstrem

Lamanya curah hujan yang berlansung di ibu kota Provinsi Kepulauan Riau telah mengakibatkan banjir dan longsor dibeberapa titik wilayah.

Seperti diketahui sebelumnya, pihak petugas Damkar, BPBD, Basarnas serta Aparat TNI/Polisi Kota Tanjungpinang dengan segera telah mengambil tindakan mulai dari evakuasi, penyedotan air dan menutup tanah longsor dengan terpal.

Sementara itu, untuk menjaga keselamatan warga yang daerahnya mengalami banjir. Pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kota Tanjungpinang juga terpaksa mengambil tindakan pemadaman darurat.

Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kota Tanjungpinang, Jalan Bakar Batu, Sabtu (02/01).
Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kota Tanjungpinang, Jalan Bakar Batu, Sabtu (02/01). (TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)

Manajer Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PT PLN (Persero) Tanjungpinang Suharno, melalui Supv. SDM dan ADM, Benyamin Sitorus mengatakan, Pemadaman darurat itu hanya dilakukan dibeberapa kawasan banjir yang sampai menutupi travo listrik sehingga terjadi gangguan jaringan ataupun kerusakan alat.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved