Kamis, 14 Mei 2026

LINGGA TERKINI

Sempat Dikabarkan Hilang, Warga Lingga Ditemukan Mengapung di Kolong Bekas Galian

Edi seorang warga Lingga sempat dilaporkan keluarganya hilang. Mayat Edi ditemukan mengapung di kolong bekas galian timah, dekat rumahnya, Minggu pagi

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Febriyuanda
Sejumlah warga melihat kolong bekas galian timah, tempat penemuan mayat Edi, seorang warga Lingga, Minggu (12/12/2021). 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Seorang warga Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri ditemukan tewas mengapung di kolong bekas galian timah, Minggu (12/12/2021).

Korban merupakan warga Desa Sungai Raya, Kecamatan Singkep Barat bernama Edi Purnomo.

Pria 31 tahun ini sempat dikabarkan hilang pada Sabtu (11/12/2021), sekira pukul 00.30 WIB.

Dari informasi yang TribunBatam.id himpun, Edi melepas pakaiannya saat meninggalkan rumah.

Hal itu dibuktikan dengan celana dalam dan baju korban yang ditemukan di depan rumahnya oleh pihak keluarga.

Pihak keluarga pun melaporkannya ke kepolisian, hingga Polsek Singkep Barat bersama tim dan masyarakat Desa Sungai Raya melakukan pencarian korban.

Pencarian sempat terhenti, dikarenakan cuaca sedang hujan dan menghambat pencarian para tim.

“Atas laporan tersebut kami melakukan pencarian seharian dari Sabtu hingga malam tadi. Dengan tidak ada hasil ditambah cuaca hujan, sehingga pencarian dihentikan,” kata Kapolsek Singkep Barat, Iptu Bakri saat diwawancarai.

Baca juga: Identitas Mayat Pria di Anjung Cahaya Tanjungpinang Terungkap, Diduga Gantung Diri

Baca juga: Warga Tanjungpinang Heboh, Mayat Pria Ditemukan di Anjung Cahaya, Begini Kondisinya

Bakri menyebutkan, mayat Edi ditemukan sekira pukul 06.30 WIB, Minggu pagi, dengan kondisi mengapung di kolong bekas galian timah.

“Bekas galian timah yang tidak jauh dari rumah korban,” ujarnya.

Selanjutnya mayat Edi dibawa ke darat, lalu pihak dokter dari Puskesmas Raya melakukan pemeriksaan fisik di tubuh korban.

Dari pemeriksaan itu, Bakri mengungkapkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Korban selanjutnya dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jasad Edi, dibuktikan dengan surat pernyataan.

“Korban kita bawa ke rumah untuk dilakukan pemakaman. Insya Allah nanti siang akan dilakukan pemakaman di Sungai Raya, tepatnya di Air Merah Satu,” tutupnya.

(TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved