Selasa, 7 April 2026

BATAM TERKINI

Ketua DPW PSI Kepri Sikapi Kader Terjerat Narkoba di Batam: Jika Terbukti, Pecat

Ketua DPW PSI Kepri Anto Duha benarkan informasi ada kader PSI ditangkap polisi terkait narkoba di Batam. Jika terbukti bersalah, kader itu dipecat

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Hening Sekar Utami
Ketua DPW PSI Kepri, Anto Duha saat diwawancarai di kawasan Batam Center. Ia bicara soal kader PSI ditangkap polisi terkait kepemilikan narkoba di Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kepulauan Riau (Kepri), Anto Duha, membenarkan informasi ada kader PSI ditangkap pihak kepolisian atas dugaan kepemilikan narkoba di Batam.

Terkait informasi ini, pihaknya menegaskan, DPW PSI Kepri tidak akan menolerir tindakan-tindakan pelanggaran hukum apa pun yang dilakukan, baik pengurus maupun kader PSI Kepri.
Dalam hal ini, ia mendukung pihak kepolisian menegakkan hukum sesuai aturan yang berlaku.

"Kami menerima informasi salah satu kader kami ditangkap oleh Satreskrim Narkoba. Dari PSI kami akan melakukan langkah berupa pemecatan dengan tidak hormat apabila kader tersebut terbukti bersalah," ujar Anto Duha, ketika diwawancarai, pada Kamis (6/6/2024).

Ia menekankan, pihaknya akan bertindak tegas dengan mencabut Kartu Tanda Anggota (KTA) yang bersangkutan. Pihaknya juga menyatakan tidak akan memberikan bantuan hukum atau pembelaan kepada kader yang bersangkutan, dan memilih menyerahkan proses hukumnya ke kepolisian.

Baca juga: Viral di Batam, Petinggi Partai Politik Ditangkap Polisi Diduga Karena Kasus Narkoba

"Kami tidak akan mengintervensi pihak kepolisian dalam upaya penegakan hukum ini," tegas Anto Duha.

Menurut Anto Duha, hal ini berlaku bagi semua pelanggaran hukum. PSI Kepri menyatakan tidak menolerir segala bentuk kejahatan yang melanggar hukum, baik itu berkaitan narkotika, maupun korupsi.

Ia menambahkan, hal ini sesuai dengan arahan dari Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.

"Kami imbau kepada para kader lainnya agar jangan pernah bermain-main dengan narkotika, dan pelanggaran hukum lainnya," imbau Anto Duha.

Lebih lanjut, DPW PSI Kepri belum berkomunikasi dengan Ketum Partai terkait hal ini. Namun demikian, sejumlah kader telah menyatakan sikapnya.

Berikut ini pernyataan sikap yang ditulis para kader DPW PSI Kepri:

1. Kami mendukung kepolisian untuk mengungkap tuntas masalah penyalahgunaan narkotika

Baca juga: Polres Karimun Musnahkan Narkoba Berbagai Jenis Asal Malaysia di Hadapan 3 Tersangka

2. PSI adalah partai anak muda yang anti narkoba, oleh karena itu setiap orang terlibat penyalahangunaan narkoba harus dipecat dari kepengurusan PSI. Untuk itu kami meminta agar DPP memberhentian Saudara Susanto sebagai Ketua DPD Kota Batam.

3. Kami meminta kepada DPP membatalkan pengangkatan DPC Baru yang ditertibkan oleh DPW PSI Kepri dan merehabilitasi DPC-DPC lama sampai akhir masa jabatan.

Oleh karena seluruh jenjang kepengurusan DPC, DPD dan DPW saat ini adalah periode 2019-2024 yang sudah berada di penghujung masa jabatan atau periode.

Sebelumnya diberitakan, SatresNarkoba Polresta Barelang dikabarkan menangkap salah satu petinggi partai politik di Batam

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved