Selasa, 21 April 2026

MENTERI LINGKUNGAN HIDUP KE BATAM

Tinjau Dapur SPPG Batuaji Batam, Menteri LH Ingatkan Pentingnya Kelola Limbah Makanan

Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol ke dapur SPPG Batuaji, Batam, tak hanya soal makanan bergizi gratis, tetapi juga soal limbah makanan

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Ucik Suwaibah/Tribun Batam
TINJAU MBG - Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol usai tinjau MBG di dapur SPPG Batuaji, Kota Batam, Senin (22/9/2025) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol ke dapur SPPG Batu Aji, Batam, pada Senin (22/9/2025), tak hanya soal makanan bergizi gratis (MBG).

Tiba sekira pukul 10:31 WIB, Menteri Hanif bersama rombongan langsung mengecek proses pengolahan hingga pengemasan MBG yang siap didistribusikan.

Dalam penuturannya, ia menekankan agar pengelolaan limbah makanan juga mendapat perhatian serius.

Politisi 54 tahun itu menjelaskan, Presiden RI Prabowo Subianto memberi mandat agar Kementerian Lingkungan Hidup ikut melakukan pembinaan terkait penanganan makan bergizi gratis di seluruh Indonesia. 

Menurutnya, program ini bukan hanya soal kualitas makanan, tetapi juga menyangkut pengelolaan limbah yang ditimbulkan.

"Dari pantauan kami, dari segi makanan sudah mewakili. Namun sampahnya ada yang perlu ditingkatkan dari pengelolaan limbahnya, terutama limbah makanan," ujar Hanif saat selesai peninjauan.

Ia menekankan, produksi dapur SPPG yang mencapai lebih dari 3.000 pack per hari tentu berpotensi menimbulkan sisa makanan cukup besar. 

Karena itu, pengelolaan limbah harus dicermati dengan serius agar tidak berdampak buruk terhadap lingkungan.

"Ini berlangsung terus menerus jadi tidak boleh lalai. Sesuai mandat Presiden, semuanya harus dilaksanakan dengan baik, baik dari sisi lingkungan maupun kemanfaatan program MBG sendiri," ujarnya.

Hanif menambahkan, pihaknya memberikan guiding atau panduan kepada tiap SPPG agar melakukan penanganan lanjutan terhadap limbah makanan maupun limbah cair. 

Dengan begitu, selain distribusi makanan bergizi, keberlanjutan lingkungan juga tetap terjaga.

Ia menyebut dari keterangan Kepala Dinas Pendidikan Batam Hendri Arulan, cakupan distribusi makanan bergizi gratis melalui SPPG sudah lebih dari 50 persen di Batam

Hanif berharap capaian tersebut bisa terus ditingkatkan seiring dengan pembenahan tata kelola limbah.

"Kami memastikan makanannya hari ini bagus, hanya penanganan sampahnya masih perlu ditingkatkan. Karena itu kami beri guiding (panduan) agar pengelola SPPG lebih serius menangani limbah," pungkasnya. 

(Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved