Kamis, 21 Mei 2026

PEMKO BATAM

92 Persen Wilayah Kepri Terkoneksi Internet, Batam Jadi Tuan Rumah CommuniAction 2025 Komdigi RI

Akses internet di Kota Batam terus menunjukkan perkembangan pesat. saat ini, 92 persen wilayah Kepri  telah terjangkau layanan internet, menyisak

Tayang:
Diskomonfo batam/Pertanian Sitanggang
SEKDA - Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan CommuniAction 2025 digelar di Aglow Hotel Harbourbay, Batuampar, Kamis (27/11/2025) 

Ringkasan Berita:
  • Tingkat penggunaan internet masyarakat Batam sudah mencapai 89 persen, tertinggi di Provinsi Kepri
  • Kegiatan CommuniAction 2025 digelar di Aglow Hotel Harbourbay, Batuampar
  • Perubahan teknologi yang begitu cepat menuntut pemerintah meningkatkan kemampuan dalam mengelola komunikasi publik

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Akses internet di Kota Batam terus menunjukkan perkembangan pesat. saat ini, 92 persen wilayah Kepri  telah terjangkau layanan internet, menyisakan hanya sekitar 8 persen daerah yang belum terkoneksi. 

Tingginya penetrasi digital ini berdampak positif pada akses informasi, namun sekaligus meningkatkan potensi penyebaran informasi bohong (hoaks).

Data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam mencatat, rata-rata terdapat 5 hingga 10 informasi hoaks yang beredar setiap minggunya.

Kondisi ini dinilai dapat membingungkan masyarakat dan menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah.

Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan, menjelaskan bahwa tingkat penggunaan internet masyarakat Batam sudah mencapai 89 persen, tertinggi di Provinsi Kepri dan bahkan beberapa provinsi lain di Sumatera.

Tingginya akses digital inilah membuat Batam terpilih menjadi tuan rumah CommuniAction 2025 oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI.

“Kami ingin masyarakat selalu melakukan pengecekan sebelum menyebarkan informasi. Minimal tahu dulu sumbernya, apakah benar atau tidak,” ujar Rudi, Jumat (28/11/2025).

Rudi menambahkan, banyaknya hoaks yang ditemukan menjadi indikator penting aktivitas monitoring harus terus diperkuat, terutama di tengah arus informasi digital yang semakin cepat.

Kegiatan CommuniAction 2025 digelar di Aglow Hotel Harbourbay, Batuampar, Kamis (27/11/2025), dan dihadiri ratusan peserta, mulai dari ASN, mahasiswa, hingga praktisi komunikasi publik dari berbagai daerah di Indonesia.

Dengan tema “Aksi Nyata Komunikasi Terencana”, forum ini bertujuan memperkuat kapasitas komunikasi pemerintah agar semakin adaptif dan responsif menghadapi dinamika teknologi digital.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah pusat yang kembali memilih Batam sebagai tuan rumah.

“Perubahan teknologi yang begitu cepat menuntut pemerintah meningkatkan kemampuan dalam mengelola komunikasi publik. Program yang baik wajib diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Firmansyah.

Firmansyah menyebutkan arah pembangunan Batam saat ini berfokus pada sektor jasa dan pariwisata, mengingat potensi ekonomi wisata yang terus tumbuh seiring tingginya arus kunjungan wisatawan.

“Jika dikelola dengan baik, pariwisata dapat menjadi penggerak utama ekonomi daerah. Karena itu, kami terus meningkatkan fasilitas, menyelenggarakan event nasional maupun internasional, serta mempermudah akses bagi pengunjung,” tambahnya.

Firmansyah menegaskan, semua upaya tersebut membutuhkan dukungan komunikasi publik yang efektif agar informasi pembangunan tersampaikan luas dan mendorong partisipasi masyarakat.

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi dari Tenaga Ahli Ditjen Komunikasi Publik dan Media, Latief Siregar, mengenai pentingnya komunikasi adaptif di era keterbukaan informasi.

( tribunbatam.id/ian sitanggang )

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved