BENCANA ALAM
Bapenda Batam Minta Pelaku Usaha Laporkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera
Selain menyalurkan bantuan, Pemko Batam juga menunjuk Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam sebagai koordinator pengumpul sumbangan.
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana alam di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.
Melalui kebijakan Wali kota Batam, Amsakar Achmad, Pemko Batam menyalurkan bantuan senilai Rp 7,5 miliar untuk tiga provinsi terdampak Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Masing-masing provinsi menerima Rp2,5 miliar sebagai bentuk solidaritas dan dukungan pemulihan pascabencana.
Selain menyalurkan bantuan, Pemko Batam juga menunjuk Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam sebagai koordinator pengumpulan sumbangan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha.
Penunjukan ini sekaligus memastikan seluruh bantuan yang dihimpun tercatat dengan baik, transparan dan tersalurkan tepat sasaran.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Bapenda Kota Batam, Raja Azmansyah, saat Sosialisasi PDRD dan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Hotel AP Premier Batam, Jumat (5/12/2025)
“Sebelumnya Pemerintah Kota Batam telah menandatangani bantuan sebesar Rp7,5 miliar untuk membantu korban bencana di Pulau Sumatera. Wali kota meminta Bapenda mengoordinir setiap sumbangan tambahan dari seluruh pelaku usaha di Batam,” ujarnya.
Raja Azmansyah menekankan seluruh bentuk sumbangan baik yang sudah disalurkan maupun yang masih direncanakan harus dilaporkan kepada Bapenda agar dapat direkap dalam laporan resmi pemerintah.
“Kami berharap seluruh pelaku usaha melaporkan sumbangan yang diberikan. Dengan pencatatan yang baik, kita bisa mengetahui total kontribusi masyarakat Batam untuk korban bencana,” katanya.
Pengumpulan donasi ini mencakup berbagai sektor, mulai dari perbankan, perhotelan, kuliner, industri, hingga komunitas sosial.
Semua elemen yang menggalang dana diminta melapor agar bantuan yang terkumpul dapat direkonsiliasi dengan baik.
Raja menuturkan langkah ini penting agar tidak ada tumpang tindih bantuan, sekaligus menunjukkan transparansi Pemko dalam mengelola sumbangan masyarakat.
Dia juga menyampaikan kemampuan Pemko Batam menyalurkan bantuan dalam jumlah besar tidak terlepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak.
“Karena penerimaan daerah yang baik, pemerintah bisa mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan darurat termasuk bantuan kemanusiaan,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Raja menyampaikan apresiasi kepada sektor perbankan dan dunia usaha yang selama ini mendukung upaya elektronifikasi keuangan daerah, sehingga sistem pendataan dan pelaporan donasi kini semakin tertata.
| Prabowo Klaim Aceh Hampir Pulih 100 Persen Pasca Bencana, Warga Sebut Itu Info Menyesatkan |
|
|---|
| Negara Berpacu dengan Waktu, Huntara Dikebut 18 Jam Sehari untuk Korban Banjir Sumatra |
|
|---|
| NasDem Kepri Kirim 15 Ton Bantuan Kemanusiaan Bencana di Pulau Sumatera |
|
|---|
| Langkah Panjang Bupati Aceh Timur Menuju Desa Terisolir, Buka Akses Jalan Hingga ke Pelosok |
|
|---|
| Update Terbaru Korban Bencana Sumatera, Meninggal 1053 Jiwa: Aceh 449, Sumut 360, Sumbar 244 Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kepala-Bapenda-Raja-Azmansyah-bantuan.jpg)