Selasa, 5 Mei 2026

Hari Jadi Batam

Paripurna Hari Jadi Batam ke-196, Walikota Tegaskan Berdaya Saing Arah Pembangunan Kota

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa tema peringatan Hari Jadi Kota Batam ke-196 Tahun 2025, “Unggul dan Berdaya Saing”, bukan sekad

Tayang:
TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang
HARI JADI BATAM - Walikota Batam, Amsakar Achmad saat memberikan penjelasan mengenai makna dari tema hari jadi Batam Unggul dan Berdaya Saing pada paripurna di DPRD Batam, Kamis (18/12/2025). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Walikota Batam, Amsakar Achmad menegaskan bahwa tema peringatan Hari Jadi Kota Batam ke-196 Tahun 2025, “Unggul dan Berdaya Saing”, bukan sekadar slogan seremonial.

Melainkan arah gerak pembangunan dan peradaban Kota Batam ke depan.

Hal tersebut disampaikan Amsakar Achmad dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Batam dalam rangka Hari Jadi Batam ke-196 yang digelar di Batam, Rabu (18/12/2025).

“Ini bukan sekadar tema, tetapi arah gerak peradaban kota kita. Unggul adalah tentang karakter, kualitas manusia, penghargaan terhadap ilmu, budaya, harmoni, dan akhlak,” kata Walikota Batam.

Amsakar mengatakan, konsep unggul mencerminkan cita-cita Batam sebagai kota madani, yakni kota yang tumbuh modern tanpa kehilangan identitas, berkembang pesat namun tetap menjunjung nilai budaya dan moral.

Unggul juga dimaknai sebagai pembangunan sumber daya manusia yang terdidik, sehat, produktif, dan berkarakter kuat, sehingga mampu bersaing di tingkat regional dan global, dengan tetap menjaga jati diri Melayu yang ramah, santun, dan beradab.

Selain itu, unggul berarti birokrasi yang melayani, tata kelola pemerintahan yang modern, penegakan hukum yang adil, serta penyediaan ruang publik yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sementara itu, berdaya saing dimaknai sebagai kemampuan Batam dalam menghadapi persaingan global melalui infrastruktur yang tangguh, layanan publik yang profesional, regulasi yang memudahkan investasi, serta kesiapan masyarakat dan dunia usaha.

“Sebagai kota yang berada di jalur pelayaran internasional, Batam memiliki potensi besar yang tidak dimiliki daerah lain. Namun berdaya saing bukan hanya soal lokasi, melainkan kemampuan memanfaatkan peluang,” kata Amsakar.

Amsakar menekankan pentingnya penguatan infrastruktur, kemudahan berusaha, kualitas SDM, serta transformasi ekonomi berbasis digital dan teknologi agar Batam tidak hanya ikut bersaing, tetapi menjadi pemain utama di kawasan Asia Tenggara.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam.

Pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Batam tercatat 6,69 persen, dan meningkat menjadi 6,89 persen hingga Triwulan III Tahun 2025, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau maupun nasional.

Batam juga menjadi penopang utama perekonomian Provinsi Kepri dengan kontribusi sebesar 65,39 persen. Sektor industri pengolahan masih menjadi motor penggerak utama perekonomian daerah.

Dari sisi ekspor, berdasarkan data BPS Kota Batam dan BP Batam, nilai ekspor Batam pada tahun 2024 mencapai 16 miliar dolar Amerika Serikat, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Sementara realisasi investasi hingga Triwulan III Tahun 2025 tercatat sebesar Rp33,66 triliun, meningkat 74,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved