Rabu, 29 April 2026

PEMBUNUHAN DI BATAM

Asmara Berdarah di Kamar Kos Batam, Tegar Tak Terima Dibilang Anak Janda Tak Berguna

Kedua remaja ini dipertemukan di tanah rantau yakni Batam. Bella dan Tegar sama-sama bekerja di rumah makan cepat saji yang ada di kawasan Pinguin.

Penulis: Eko Setiawan | Editor: Eko Setiawan
www.facebook.com/Liga2Match/Tribunnews.com
Klose Korban Bella dan Tegar. Bella tewas di tangan kekasihnya. Ia merantau ke Batam karena ingin jadi tulang punggung keluarga 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Asmara berdarah sepasang kekasih di Batam berujung jeruji Besi. Dua manusia yang awalnya saling mencintai berujung kematian.

Dia adalah Bella (21) dan M Tegar Aditama (19). Kini jalanan asmara yang mereka bangun hanya tinggal kenangan. Kemarahan Tegar membuatnya harus meringkuk dibalik jeruji besi.

Kedua remaja ini dipertemukan di tanah rantau yakni Batam. Bella dan Tegar sama-sama bekerja di rumah makan cepat saji yang ada di kawasan Pinguin.

Namun sayang, karena pertikaian diantara mereka, Tegar yang Khilaf akhirnya membunuh wanita yang pernah ia cintai tersebut. Kini tegar harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.

Kepada penyidik unit Reskrim Polsek Lubuk Baja Kota Batam, Tegar mengakui kalau sudah membunuh Bella dengan cara sadis.

Hal itu disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Noval Adimas kepada Tribunbatam.id

"Dia koperatif dan mengakui semua perbuatannya," sebut Noval.

Sebelum pembunuhan itu terjadi, Bella dan Tegar memang sering cekcok mulut. Masalah uang dan beberapa masalah lainnya.

Sebelumnya Tegar dan Bella mempunyai HP yang digunakan untuk bekerja. HP itu milik tegar namun Bella berencana mengirim HP itu untuk adiknya di kampung.

Hal itu yang membuat Tegar marah. "Karena Tegar merasa HP itu dia yang beli. Kok tiba-tiba dia mau kirim ke kampung. Dia tanya itu kemudian terjadilah cekcok," sebut Noval.

Selama empat bulan hidup dalam satu kamar kos yang sama. Tegar sering ribut dengan kekasihnya itu.

Apalagi masalah keuangan. Malam sebelum kejadian, Tegar mendapati Bella mengirim uang kepada ibunya di kampung. Padahal uang tersebut adalah uang gaji mereka.

"Jadi Bella dan Tegar ini gajian, uang gaji Bella dikirim ke kampungnya, sementara uang Tegar ini dipakai untuk kehidupan mereka sehari-hari. Disana  Tegar marah dan menanyakan lagi. Tapi Bella malah balik marah yang membuat Tegar kembali emosi," sebut Noval.

Puncaknya, malam itu ketika baru pulang dari tempat kerja, Bella dan Tegar berjalan menuju kosannya yang ada di Blok 6 Pinguin, Kota Batam.

Disana tiba-tiba Bella meminta tegar untuk mengambilkan mangga. Dengan berat hati, Tegar yang masih emosi mengikuti permintaan Bella.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved