PEMKO BATAM
Jalan Lingkar Selatan Batam Dibangun 2026, Amsakar: Tahap Awal Muka Kuning ke Kampung Bagan
Amsakar mengatakan, tahap awal pembangunan Jalan Lingkar Selatan Batam akan dimulai dari Muka Kuning hingga Kampung Bagan, Kecamatan Sei Beduk.
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Ringkasan Berita:
- Pemko Batam memastikan pembangunan Jalan Lingkar Selatan akan mulai tahun 2026 sebagai salah satu program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam
- Tahap awal pembangunan akan dimulai dari Muka Kuning hingga Kampung Bagan di Kecamatan Sei Beduk
- Jalan sepanjang total 9,94 kilometer ini dirancang menghubungkan Kecamatan Sei Beduk hingga Nongsa
- Proyek yang dikerjakan bertahap selama empat tahun ini diharapkan menjadi solusi kemacetan dan memperlancar arus transportasi
BATAM, TRIBUNBATAM.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan pembangunan Jalan Lingkar Selatan mulai dikerjakan tahun 2026 ini. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Kamis (8/1/2026).
Proyek strategis tersebut masuk dalam 15 program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad–Li Claudia Chandra, sebagai upaya memperkuat konektivitas wilayah selatan Batam.
Amsakar mengatakan, tahap awal pembangunan Jalan Lingkar Selatan akan dimulai dari Muka Kuning hingga Kampung Bagan, Kecamatan Sei Beduk.
“Tahun ini mulai dikerjakan. Tahap awal dari Muka Kuning sampai Kampung Bagan,” ujar Amsakar.
Baca juga: Warga Sei Beduk dan Nongsa Batam Akan Terhubung Jalan Lingkar, Rencana Pembangunan di 2026
Namun saat ditanya terkait besaran anggaran yang akan dikucurkan pada tahap awal pembangunan, Amsakar belum memberikan keterangan lebih lanjut.
Sebagai informasi, Jalan Lingkar Selatan Batam dirancang menghubungkan Kecamatan Sei Beduk hingga Kecamatan Nongsa, dengan total panjang mencapai 9,94 kilometer.
Proyek ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan kawasan industri dan permukiman di wilayah selatan Batam yakni Nongsa-Sei Beduk.
Pembangunan Jalan Lingkar Selatan dibagi menjadi tiga seksi, dengan estimasi total anggaran mencapai Rp130,78 miliar.
Secara teknis, jalan ini dirancang mengikuti standar nasional, dilengkapi dengan saluran drainase, penerangan jalan umum, serta memiliki potensi pengembangan jalur sepeda dan pedestrian.
Seksi pertama membentang dari Simpang Sungai Pancur hingga Kampung Bagan sepanjang 3,62 kilometer, dengan pekerjaan utama berupa penambahan lajur dan pengaspalan.
Seksi kedua, yang dinilai paling krusial, menghubungkan Kampung Bagan hingga Simpang Teluk Lengung sepanjang 2,25 kilometer, termasuk pembangunan jembatan sepanjang 50 meter.
Sementara seksi ketiga sepanjang 4,09 kilometer, menghubungkan Simpang Teluk Lengung hingga Simpang Jasinta Punggur.
Jalan Lingkar Selatan tidak hanya dirancang sebagai jalur transportasi baru, tetapi juga sebagai solusi atas persoalan kemacetan dan keterbatasan akses yang selama ini kerap terjadi di Batam, khususnya di kawasan Batuaji, Sagulung, serta jalur menuju Bandara Hang Nadim.
Keberadaan jalan nantinya menjadi alternatif strategis untuk memperlancar arus lalu lintas dan distribusi barang, sekaligus memangkas waktu tempuh perjalanan dari wilayah barat ke timur Batam tanpa harus melewati Batam Center yang sering padat.
Pembangunan jalan ini direncanakan secara bertahap selama empat tahun ke depan. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)
| Pertahankan WTP 14 Kali Berturut-turut, Pemko Batam Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan |
|
|---|
| Li Claudia Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Batam, Ajak Warga Perkuat Persatuan |
|
|---|
| Plh Walikota Batam Kobarkan Semangat Berbagi, Li Claudia Chandra Serahkan Hewan Kurban Presiden RI |
|
|---|
| Data Pemko Batam Iduladha 2447 H, Total 7.011 Hewan Kurban di 12 Kecamatan, 1.020 Titik Salat Id |
|
|---|
| Serahkan Hewan Kurban Presiden di Masjid Agung Batam, Li Claudia: Iduladha Pererat Kebersamaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Flayer-jalan-selatan.jpg)