Sabtu, 2 Mei 2026

JALAN RUSAK

Lubang Besar di Jalan Gajah Mada Jadi Biang Kemacetan Harian, Ancam Keselamatan Pengendara

Kondisi jalan rusak di Jalan Gajah Mada, tepatnya di U-turn dekat Tiban Kampung, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, menjadi pemicu kemacetan setiap

Tayang:
Pertanian Sitanggang/TribunBatam.id
JALAN RUSAK - Lubang besar di Jalan Gajah Mada Sekupang Kota Batam, ancaman keselamatan pengendara sekaligus jadi biang macet pada jam sibuk, Senin (12/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pantauan Tribun Batam, Senin (12/1/2026), antrean kendaraan mengular panjang dari lampu merah Simpang Vitka hingga U-turn Tiban Kampung
  • Benaya, warga Tiban mengatakan kerusakan jalan awalnya hanya kecil, namun semakin hari bertambah parah

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Kondisi jalan rusak di Jalan Gajah Mada, tepatnya di U-turn dekat Tiban Kampung, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, menjadi pemicu kemacetan setiap hari sekaligus mengancam keselamatan pengguna jalan.

Pantauan Tribun Batam, Senin (12/1/2026), antrean kendaraan mengular panjang dari lampu merah Simpang Vitka hingga U-turn Tiban Kampung. 

Kemacetan terjadi terutama pada jam sibuk, dari arah Sekupang menuju Baloi dan Simpang Jam.

Penyebab utama kemacetan tersebut adalah lubang besar dan dalam di badan jalan. 

Kerusakan jalan yang semakin melebar memaksa pengendara memperlambat laju kendaraan saat melintas, sehingga arus lalu lintas tersendat.

Benaya, warga Tiban yang setiap hari melintasi jalan tersebut menuju tempat kerjanya di Batam Centre, mengatakan kerusakan jalan awalnya hanya kecil, namun semakin hari bertambah parah.

“Awalnya cuma lubang kecil, sekarang sudah makin besar dan hampir memakan satu setengah lajur dari tiga lajur yang ada,” ujar Benaya.

Benaya menduga kerusakan jalan dipicu oleh tingginya aktivitas truk bermuatan tanah berkapasitas besar yang kerap melintas di kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Benaya, mengatakan jalan rusaknitu sudsh terjadi beberapa hari terakhir namun belum terlihat adanya tindakan dari Pemerintah Kota Batam untuk memperbaiki jalan yang rusak itu.

“Sampai sekarang masih dibiarkan. Padahal banyak pegawai dan masyarakat yang setiap hari lewat sini,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Risma, warga lainnya yang merasa waswas setiap kali melintasi lokasi tersebut karena lubang jalan cukup dalam dan kerikil kecil sudah berserakan di permukaan jalan.

“Kalau salah ngerem bisa jatuh,” ucapnya.

Risma menyebutkan sudah banyak pengendara sepeda motor yang terjatuh akibat menghantam lubang tersebut.

“Sudah banyak yang jatuh, apalagi pengendara motor. Sangat berbahaya,” ujarnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved