Penumpang Pelni Minta Aktivitas Trailer di Pelabuhan Bintang 99 Batam Distop saat Loading
Pengguna jasa kapal Pelni meminta agar aktivitas bongkar muat peti kemas dapat distop sementara saat proses loading penumpang
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pengguna jasa di Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar Batam meminta agar aktivitas bongkar muat peti kemas dapat dihentikan sementara, selama proses loading penumpang kapal Pelni berlangsung.
Hal itu disampaikan beberapa penumpang menyusul banyaknya debu tanah dari aktivitas trailer peti kemas di area kawasan pelabuhan.
"Debu ini tak bisa dihindari, banyak kali soalnya. Minimal dikurangi, kalau pas penumpang Kelud berangkat dan sandar, kami mintalah aktivitas trailer yang dekat pelabuhan berhenti dulu," ujar seorang penumpang Sandy, yang baru tiba di Batam dari Belawan Medan, Rabu (21/1/2026) sore.
Sandy merasa hal itu perlu dilakukan, mengingat lokasi jalan menuju pelabuhan terbilang sempit.
"Kalau lewat dua trailer berpapasan, kita tak bisa nyalip. Terpaksa makan abu di belakang. Kadang, ngeri sedap juga trailer besar panjang gini. Silap sikit, pindah dunia kita dibuat," ujarnya.
Sandy tampak lesu, ia mengaku mual dalam perjalanan kapal. Apalagi pelayaran menuju perairan Batam sore itu di tengah kondisi ombak kuat.
"Agak pusing di laut, nyampai di darat makan debu. Enaklah yang pakai mobil, kalau naik Gojek macam saya ini tahan-tahan lah debunya," kata Sandy meninggalkan kawasan pelabuhan.
Selain Sandy, penumpang lainnya juga berharap hal yang sama. Selama aktivitas pemberangkatan dan kedatangan kapal Pelni, diharapkan tak ada aktivitas alat berat di lokasi yang dapat membahayakan keselamatan pengunjung.
Rabu sore kemarin, kapal Kelud bersandar di Dermaga Bintang 99 Batam sekira pukul 15:40 WIB, lebih cepat dari jadwal kedatangan, pukul 17:00 WIB.
Kapal Kelud datang dari Belawan mengangkut sekitar 2.400 orang penumpang.
Selanjutnya, kapal bertolak menuju Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dengan jumlah penumpang yang telah membeli tiket sekitar 500 orang. (TribunBatam.id/bereslumbantobing)
| Tampang SD Pelaku Pembunuhan dengan Racun di Ogan Ilir, Pacari Korban Sejak di Ponpes |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Kepri Bakhtiar Berduka atas Meninggalnya Siti Barokah |
|
|---|
| Kampanyekan Hidup Sehat, IHH Healthcare Malaysia Ajak Ribuan Warga Ikut Fun Run 5K di Batam |
|
|---|
| Aliansi Mahasiswa Batam Bakal Turun ke Jalan, Desak RUU Perampasan Aset Disahkan |
|
|---|
| Bocah 7 Tahun di Batam Tewas di Perairan Kanal Golden Prawn, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Penumpang-Kelud-dari-Belawan-tiba-di-dermaga-Bintang-99-Batu-Ampar-Batam.jpg)