Kamis, 23 April 2026

KAPAL TERBAKAR DI BATAM

Pasca Kapal Elsa Regent Terbakar di PT ASL Batam, Pekerja Pilih Diam dan Hindari Wartawan

Sejumlah pekerja PT ASL Shipyard Batam yang baru pulang kerja, memilih menghindar saat ditanya wartawan terkait kebakaran kapal Elsa Regent, Minggu

Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Pertanian Sitanggang/TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang
PULANG KERJA - Ratusan pekerja saat keluar dari PT ASL, yang ada di jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam Provinsi Kepri, Minggu (25/1/2026). Pekerja pilih diam dan hindari wartawan saat ditanya terkait kebakaran kapal di PT ASL 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pasca insiden kebakaran kapal Elsa Regent di PT ASL Shipyard Batam, ratusan pekerja PT yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Batu Aji, Batam, keluar dari gerbang perusahaan, Minggu (25/1/2026) sekira pukul 17.00 WIB.

Itu bertepatan dengan jam pulang kerja. Ada pekerja yang berjalan kaki, banyak juga yang menggunakan sepeda motor.

Sejumlah pekerja yang ditanyai wartawan terkait kejadian kebakaran kapal di lokasi, memilih diam dan mengatakan tidak tahu ada kebakaran kapal di dalam perusahaan.

Para pekerja juga memilih menghindar saat ditanya seputar kebakaran kapal Elsa Regent di lokasi.

Tak ada satu pun pekerja yang berani buka suara mengenai kejadian di lokasi.

Dari kejauhan, sekuriti perusahaan juga terlihat memantau setiap karyawan yang keluar dari perusahaan.

Sebelumnya diberitakan, seorang sumber mengungkapkan, manajemen perusahaan sudah memberi ultimatum agar tidak ada karyawan yang mengambil gambar dan video.

Di lokasi, bagian safety dan sekuriti perusahaan juga sempat memeriksa hp para pekerja yang ada di lapangan.

"Tadi dari pengeras suara juga sudah diinstruksikan, agar jangan ada yang mengambil foto dan video, apalagi menyebarkan. Jika ketahuan, sanksinya akan diblacklist dari perusahaan," kata Sumber.

Di tempat terpisah, Kapolsek Batuaji AKP Bayu Risky usai keluar dari PT ASL Shipyard mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kejadian tersebut.

Bayu mengatakan dari hasil olah TKP di lapangan, api bersumber dari bagian atas kapal yang diketahui sudah lego jangkar di lokasi kurang lebih lima tahun.

Di lokasi kejadian, yakni di bagian atas kapal terdapat banyak kabel yang setiap hari terpanggang sinar matahari.

"Kapal ini sudah lama berlabuh di lokasi, kapal ini merupakan kapal survei di laut, jadi di dalam banyak kabel,'' katanya.

Ia mengatakan tidak ada aktivitas pekerjaan saat kapal terbakar, bahkan saat kejadian kapal dalam posisi terkunci.

"Jadi di lokasi kapal tersebut tidak ada aktivitas," katanya.

Bayu memastikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian kapal Elsa Regent terbakar di PT ASL Shipyard Batam. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved