Batam Terkini
Air Menghitam dan Bau Menyengat, Limbah Hitam Capai Pantai Wisata Sekupang
Limbah hitam yang diduga mengandung bahan berbahaya dan beracun mencemari kawasan bibir Pantai Dangas, Sekupang, Kota Batam.
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Limbah hitam yang diduga mengandung bahan berbahaya dan beracun mencemari kawasan bibir Pantai Dangas, Sekupang, Kota Batam.
Pantauan dari tempat wisata Tangga Seribu menunjukkan kondisi perairan di tepian itu tampak menghitam dan tercemar limbah yang terbawa arus laut.
Di permukaan air terlihat lapisan berwarna pelangi yang menyerupai minyak bercampur air laut di kawasan pantai tersebut.
Aroma menyengat tercium sangat kuat di sekitar bibir pantai hingga ke area wisata yang biasa dikunjungi masyarakat.
Bau tersebut tercium tajam, khas bahan kimia, dan menyerupai aroma solar yang membuat sebagian pengunjung tidak nyaman.
Ratusan karung plastik hitam serta goni berukuran besar berisi limbah terlihat berserakan di sepanjang garis pantai.
Sejumlah karung tampak robek, sehingga limbah di dalamnya tumpah dan mencemari bebatuan di pesisir pantai.
Ada juga yang masih mengambang di perairan dan belum dievakuasi.
Akibat pencemaran tersebut, pasir pantai berubah warna menjadi lebih gelap dan tampak lengket saat diinjak.
Pencemaran ini diduga berasal dari insiden kandasnya kapal LCT Mutiara Galrib Samudera di perairan Dangas.
Kapal tersebut diketahui mengangkut sekitar 200 jumbo bag limbah hitam dari perairan Batu Ampar, Batam.
Saat kapal mengalami insiden dan kandas, sebagian muatan diduga jatuh ke laut dan terbawa arus.
Limbah yang jatuh ke laut tersebut kemudian menyebar hingga mencapai perairan dangkal dan kawasan pesisir Sekupang.
Dampak pencemaran mulai dirasakan langsung oleh pengunjung yang datang ke kawasan wisata Pantai Tangga Seribu.
Salah satu pengunjung, Okta (21), mengaku tidak menyangka kondisi pantai yang dikunjunginya tercemar limbah.
| Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana, Wilson Lukman Dkk Jalani Sidang Perdana Pembunuhan Dwi Putri |
|
|---|
| Karambit Jadi Senjata Penusukan di Nagoya Batam, Korban Jalani Belasan Jahitan |
|
|---|
| Alasan Orang Tua Sakit Lalu Gadaikan Mobil Rental, Ternyata Caroline Butuh Uang Untuk Foya-foya |
|
|---|
| Demi Judi Online, Pria Ini Gasak Motor Tetangga, Berharap Untung Ternyata Buntung |
|
|---|
| Harga LPG Non-Subsidi Naik di Batam, Tabung 12 Kg Tembus Rp243 Ribu, Gas Melon Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kapal-kandas-b3.jpg)