Kamis, 23 April 2026

BERITA POPULER BATAM

Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Oknum Guru SMKN 1 Batam Jadi Tersangka Kasus Asusila

Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Oknum Guru SMKN 1 Batam resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus asusila

|
Editor: Mairi Nandarson
Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah
KASUS ASUSILA - Mj (33), oknum guru SMKN 1 Batam di Mapolsek Batuaji. Polisi mengungkap modus tersangka saat melancarkan aksi asusilanya ke siswa saat berada di lingkungan sekolah. Kasus ini sempat viral di medsos. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Polisi menetapkan oknum guru di Batam berinisial Mj (33) sebagai tersangka kasus asusila yang menimpa seorang siswa di SMKN 1 Batam.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki SubagyoS.Tr.K., S.I.K mengatakan, oknum guru di Batam itu masih menjalani pemeriksaan sebagai tersangka atas kasus yang menjeratnya.

"Benar, terkait laporan terkait dugaan pencabulan yang terjadi di SMK Negeri 1 Batam. Kami sudah tetapkan tersangka kepada Mj per tanggal 29 Januari 2026," ujar AKP Bayu saat ditemui pada Selasa (10/2/2026).

Selama proses tersebut, penyidik telah memeriksa setidaknya tiga orang saksi, dari pelapor, korban dan salah seorang guru.

Di Lingga, jumlah pernikahan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren penurunan.

Berdasarkan data Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Lingga tahun 2025, mencatat angka pernikahan terus menurun dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Berdasarkan data tersebut, jumlah pernikahan pada 2020 tercatat sebanyak 671 pasangan, kemudian relatif stabil pada 2021 dengan angka yang sama, yakni 671 pasangan.

Memasuki 2022, jumlahnya mulai turun menjadi 644 pasangan, lalu kembali menurun pada 2023 menjadi 587 pasangan.

Dua informasi itu adalah di antara berita populer pilihan hari ini, berikut informasinya : 

Polisi Tetapkan Oknum Guru SMKN 1 Batam Tersangka Asusila ke Siswa, Terancam 12 Tahun Penjara

KASUS ASUSILA DI BATAM - Kolase Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki, S.Tr.K., S.I.K dan oknum guru SMKN 1 Batam berinisial Mj (33). Polisi menetapkan oknum guru di Batam itu sebagai tersangka kasus asusila ke seorang siswa. Kasus ini sempat viral di medsos.
KASUS ASUSILA DI BATAM - Kolase Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki, S.Tr.K., S.I.K dan oknum guru SMKN 1 Batam berinisial Mj (33). Polisi menetapkan oknum guru di Batam itu sebagai tersangka kasus asusila ke seorang siswa. Kasus ini sempat viral di medsos.(TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)
Ringkasan Berita:
  • Polisi tetapkan oknum guru di Batam berinisial Mj (33) tersangka kasus asusila yang menimpa seorang siswa SMKN 1 Batam.
  • Kapolsek Batuaji menyebut penetapan tersangka itu berlaku sejak 29 Januari 2026.
  • Polisi ungkap hasil pemeriksaan sementara, termasuk pengakuan korban.
  • Kasus pada 6 Januari 2026 itu sempat viral di medsos baru-baru ini.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Polisi menetapkan oknum guru di Batam berinisial Mj (33) sebagai tersangka kasus asusila yang menimpa seorang siswa di SMKN 1 Batam.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki SubagyoS.Tr.K., S.I.K mengatakan, oknum guru di Batam itu masih menjalani pemeriksaan sebagai tersangka atas kasus yang menjeratnya.

"Benar, terkait laporan terkait dugaan pencabulan yang terjadi di SMK Negeri 1 Batam. Kami sudah tetapkan tersangka kepada Mj per tanggal 29 Januari 2026," ujar AKP Bayu saat ditemui pada Selasa (10/2/2026).

Selama proses tersebut, penyidik telah memeriksa setidaknya tiga orang saksi, dari pelapor, korban dan salah seorang guru.

Baca Selengkapnya

Kecelakaan di Batam Hari Ini, Mobil Brio Kuning Tabrak Pemotor, Korban Terpental ke Aspal

KECELAKAAN DI BATAM - Foto mobil Brio kuning, motor yang terlibat kecelakaan di Batam, di kawasan Bida Asri 1, Kecamatan Batam Kota, Selasa (10/2/2026) dini hari, dan luka yang alami korban usai motornya ditabrak pengemudi mobil dari belakang.
KECELAKAAN DI BATAM - Foto mobil Brio kuning, motor yang terlibat kecelakaan di Batam, di kawasan Bida Asri 1, Kecamatan Batam Kota, Selasa (10/2/2026) dini hari, dan luka yang alami korban usai motornya ditabrak pengemudi mobil dari belakang.(Tribunbatam.id/Istimewa untuk Tribun Batam)
Ringkasan Berita:
  • Pemotor VM (23) diduga jadi korban tabrak lari oleh pengemudi mobil Brio kuning di kawasan Bida Asri 1, Batam Kota, Selasa (10/2) pukul 02.40 WIB
  • Korban ditabrak dari belakang hingga terpental sekitar 3 meter dan alami dislokasi bahu kanan serta sejumlah luka lecet
  • Pengemudi mobil kala itu sempat janji akan kembali dan bertanggung jawab, namun hingga kini tidak menepati janjinya
  • Korban mengantongi nomor pelat dan foto mobil, serta berencana melapor ke polisi jika tidak ada itikad baik pelaku

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Seorang pemotor berinisial VM (23) diduga menjadi korban tabrak lari di kawasan Bida Asri 1, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, pada Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 02.40 WIB, tepatnya di depan kawasan Industri Tunas, arah Simpang KDA, Batam Center.

Pengemudi Honda Beat itu mengatakan, sebelum kejadian ia sedang berkendara pelan di pinggir jalan untuk menuju kosnya.

Ia menyebut posisi motornya sudah berada di lajur kiri dan tidak melaju kencang.

Namun, sebuah mobil Brio warna kuning tiba-tiba menabraknya dari belakang. Benturan keras itu membuat VM terpental sekitar tiga meter dan jatuh di aspal.

Baca Selengkapnya

Datang Bersama Dua Balita, Istri Oknum Guru SMKN 1 Batam Dampingi Suami Jalani Pemeriksaan

DAMPINGI SUAMI - Istri oknum guru SMKN 1 Batam dampingi sang suami saat pemeriksaan di Mapolsek Batuaji, Batam, Selasa (10/2/2026)
DAMPINGI SUAMI - Istri oknum guru SMKN 1 Batam dampingi sang suami saat pemeriksaan di Mapolsek Batuaji, Batam, Selasa (10/2/2026)(Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
Ringkasan Berita:
  • Istri oknum guru SMKN 1 Batam berinisial MJ (33) tampak mendampingi suaminya saat pemeriksaan di Mapolsek Batuaji, Selasa (10/2), bersama dua anaknya yang masih balita
  • Istri MJ terkejut atas kasus dugaan asusila yang menjerat suaminya
  • Sebagai ibu rumah tangga dengan tiga anak, ia khawatir terhadap kondisi ekonomi keluarganya setelah MJ jadi tersangka, sebab MJ tulang punggung keluarga
  • MJ dijerat Pasal 41 KUHP 2023 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara


BATAM, TRIBUNBATAM.id
- Seorang wanita dewasa duduk lesu di sudut ruangan Mapolsek Batuaj, di sela pemeriksaan oknum guru SMK Negeri 1 Batam, MJ (33), yang kini menjadi tersangka kasus dugaan asusila atau pencabulan di Batam, Selasa (10/2/2026). 

Wanita itu tidak datang seorang diri, melainkan bersama dua anaknya yang masih balita (bawah lima tahun).

Mengenakan blouse oranye dan selendang batik yang ia sampirkan ke bahunya, perempuan berusia sekitar 30-an tahun itu terlihat berbincang pelan dengan sang suami. 

Ia adalah istri dari oknum guru yang kini harus berhadapan dengan proses hukum terkait kasus asusila terhadap siswa laki-laki di sekolah.

Perempuan tersebut memilih tidak menyebutkan identitasnya.

Baca Selengkapnya

Hadapi Krisis Air, Warga Lingga Ini Bolak-balik Bawa Jeriken Cari Air, Sumur Jadi Andalan

KRISIS AIR BERSIH DI LINGGA - Warga Kampung Senempek, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, andalkan sumur karena krisis air bersih, Selasa (10/2/2026).
KRISIS AIR BERSIH DI LINGGA - Warga Kampung Senempek, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, andalkan sumur karena krisis air bersih, Selasa (10/2/2026).(Tribunbatam.id/Dok. Istimewa - warga)
Ringkasan Berita:
  • Warga Kampung Senempek, Desa Limbung, Lingga Utara alami krisis air bersih akibat kemarau panjang
  • Debit air penampungan menurun, warga andalkan sumur kampung yang kualitas airnya kurang baik, bahkan sebagian terpaksa membeli air Rp20 ribu per 200 liter
  • Selain faktor kemarau, distribusi air terkendala kerusakan jaringan pipa lama yang diduga terdampak kebakaran lahan
  • Warga berharap Pemkab Lingga segera memberikan bantuan air bersih dan solusi jangka panjang

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Terik matahari terasa menyengat sejak pagi di Kampung Senempek, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Di tengah panas yang berkepanjangan, aktivitas warga tak hanya disibukkan rutinitas harian, tetapi juga perjuangan mencari air bersih yang kini semakin sulit didapat akibat kemarau panjang.

Debit air di bak penampungan utama terus menurun, membuat sebagian warga harus mengandalkan sumur-sumur kampung yang kualitas airnya terbatas.

Pemandangan warga membawa jeriken menggunakan sepeda motor maupun gerobak menuju sumur terdekat menjadi hal yang lumrah dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Selengkapnya

Angka Pernikahan di Lingga Terus Menurun Sejak 2021, Terpengaruh Faktor Sosial dan Ekonomi

PERNIKAHAN DI LINGGA - Foto warga jalani pernikahan di kapal LANTERA. Jumlah pernikahan di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren penurunan.
PERNIKAHAN DI LINGGA - Foto warga jalani pernikahan di kapal LANTERA. Jumlah pernikahan di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren penurunan.(Dok. Humas Kemenag Lingga - Zaid Jai)

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Jumlah pernikahan di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren penurunan.

Berdasarkan data Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Lingga tahun 2025, mencatat angka pernikahan terus menurun dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Berdasarkan data tersebut, jumlah pernikahan pada 2020 tercatat sebanyak 671 pasangan, kemudian relatif stabil pada 2021 dengan angka yang sama, yakni 671 pasangan.

Memasuki 2022, jumlahnya mulai turun menjadi 644 pasangan, lalu kembali menurun pada 2023 menjadi 587 pasangan.

Sempat mengalami sedikit kenaikan pada 2024 dengan 597 pasangan, angka pernikahan kembali menurun pada 2025 menjadi 534 pasangan.

Baca Selengkapnya

Rumah Penuh Kenangan Ludes Terbakar di Natuna, Nenek Maryani Hanya Bisa Tabah dan Berserah Diri

Nenek Maryani (67), yang kini berusaha untuk tegar setelah musibah kebakaran hebat yang meluluhlantakkan rumah panggung kayu miliknya, di Gang Air Payang, Jalan Jenderal Soedirman, Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (9/2/2026) malam. Foto diambil: Selasa (10/2/2026).
Nenek Maryani (67), yang kini berusaha untuk tegar setelah musibah kebakaran hebat yang meluluhlantakkan rumah panggung kayu miliknya, di Gang Air Payang, Jalan Jenderal Soedirman, Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (9/2/2026) malam. Foto diambil: Selasa (10/2/2026).(Birri Fikruddin/TribunBatam.id/Birri Fikrudin)

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Senyum kecil masih terpancar dari wajahnya, meski hatinya remuk menerima kenyataan pahit yang kini menimpanya.

Dengan mata berkaca, ia tak mampu menyembunyikan kegundahan. Berharap semua itu hanyalah mimpi dan situasi kembali seperti sedia kala. 

Dia adalah Maryani (67), seorang lansia yang kini berusaha untuk tegar setelah musibah kebakaran hebat yang meluluhlantakkan rumah panggung kayu miliknya, Senin (9/2/2026) malam. 

Duduk bersandar di rumah anaknya dengan hijab labuh menutupi sebagian tubuhnya, Nenek Maryani tengah meratapi nasibnya. 

Peristiwa yang disebutnya sebagai kejadian paling kelam sepanjang hidup itu, membuat dirinya syok dan mengalami trauma ringan.

Baca Selengkapnya

Marak Kebakaran di Batam, Terbaru di Kios Sei Panas, Damkar Imbau Warga Lebih Waspada

KEBAKARAN DI BATAM - Kabid Damkar Pemko Batam, Andi M di lokasi kebakaran Sei Panas, Senin (9/2/2026) bersama personelnya. Damkar ingatkan warga lebih waspada terhadap api di tengah maraknya kebakaran di Batam saat ini.
KEBAKARAN DI BATAM - Kabid Damkar Pemko Batam, Andi M di lokasi kebakaran Sei Panas, Senin (9/2/2026) bersama personelnya. Damkar ingatkan warga lebih waspada terhadap api di tengah maraknya kebakaran di Batam saat ini.(Bereslumbantobing/TribunBatam.id)

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Peristiwa kebakaran di Batam kembali terjadi dan nyaris menjadi kejadian rutin dalam sepekan terakhir.

Terbaru, kebakaran melanda sejumlah kios di kawasan Sei Panas, Kecamatan Batam Kota pada Senin (9/2/2026) malam.

Api sempat membuat panik warga sekitar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) Pemerintah Kota Batam, Andi M, turun langsung ke lokasi kejadian untuk memantau proses pemadaman, sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat.

Andi menyampaikan keprihatinannya atas maraknya kejadian kebakaran yang terjadi hampir setiap hari di Batam.

Ia menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam mencegah kebakaran sejak dini.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Batam agar saling menjaga. Jangan membuang puntung rokok sembarangan dan jangan membakar sampah tanpa pengawasan,” ujar Andi di lokasi. 

Baca Selengkapnya

[ tribunbatam.id ]

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved