Selasa, 28 April 2026

BERITA POPULER BATAM

Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Nenek 75 Tahun di Batam Jadi Korban Perampokan

Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Seorang nenek usia 75 tahun di Batam jadi korban perampokan oleh orang yang dikenalnya

|
Editor: Mairi Nandarson
Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah
KORBAN - Nenek Etty Suhanti (75 tahun) Korban pencurian dengan kekerasan, ditemani anaknya, Anton Hasanudin saat ditemui Tribun Batam di kediamannya di Baloi Indah, Kamis (12/2/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Nenek dirampok, emas 60 gram dirampas
  • Polda Rilis 30 Kasus Narkoba
  • Fortuner tabrak motor di Tanjungpinang

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Seorang nenek 75 tahun di Kampung Dalam RT 005/RW 004, Kelurahan Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepri, jadi korban perampokan, Rabu (11/2/2026).

Nenek yang menjadi korban perampokan itu adalah Etty Suhanti (75), warga Kampung Dalam, Batam.

Gelang emas seberat 60 gram yang jadi simpananya sejak 1998 dari gaji suaminya yang berlayar ke Singapura, dirampas oleh pelaku yang sehari-hari ia kenal.

Polisi pun tidak butuh waktu lama untuk mencokok pelaku yang diketahui bernama Dedi Effendy itu.

Di Tanjungpinang, terjadi kecelakaan melibatkan mobil Toyota Fortuner dengan sepeda motor terjadi di Jalan WR Supratman, Batu 14, Kamis (12/2/2026).

Tabrakan kendaraan terjadi hari Kamis (12/2/2026) siang sekira pukul 14.50 WIB.

Sebelum menabrak sepeda motor, mobil Fortuner BP 1412 AD terlebih dahulu menabrak pembatas jalan.

Dua informasi itu adalah di antara berita populer pilihan Tribun Batam hari ini, berikut informasinya :

Pura-pura Bertamu, Pria di Batam Pukul Wajah Nenek 75 Tahun dan Rampas Gelang Emas 60 Gram

PERAMPOKAN DI BATAM - Jajaran Satreskrim Polresta Barelang bersama Polsek Lubukbaja amankan pelaku perampokan (kanan) di Batam terhadap seorang nenek usia 75 tahun (kiri), Rabu (11/2/2026)
PERAMPOKAN DI BATAM - Jajaran Satreskrim Polresta Barelang bersama Polsek Lubukbaja amankan pelaku perampokan (kanan) di Batam terhadap seorang nenek usia 75 tahun (kiri), Rabu (11/2/2026)(Tribunbatam.id/Dok. Polsek Lubukbaja)

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Modus operandi perampokan di Batam yang menimpa seorang nenek 75 tahun di Kampung Dalam RT 005/RW 004, Kelurahan Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepri, diungkap polisi.

Korban dalam kasus ini, yakni Etty Suhanti (75), warga Kampung Dalam, sedangkan pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini yakni Dedi Effendy.

Peristiwa perampokan itu terjadi Rabu, 11 Februari 2026.

Tersangka diduga sudah mengamati gerak-gerik korban dan memantau lokasi sebelum beraksi, dan mengetahui korban memakai gelang emas di tangannya. 

Selanjutnya, tersangka pura-pura bertamu ke rumah korban.

Baca Selengkapnya

Polda Kepri Ungkap 30 Kasus Narkoba Sejak Januari 2026, Ini Kasus yang Menonjol

EKSPOSE KASUS NARKOBA - Ditresnarkoba Polda Kepri ungkap hasil tangkapan narkoba selama sebulan, dan barang bukti dijejerkan di meja ungkap kasus, Kamis (12/2/2026). 
EKSPOSE KASUS NARKOBA - Ditresnarkoba Polda Kepri ungkap hasil tangkapan narkoba selama sebulan, dan barang bukti dijejerkan di meja ungkap kasus, Kamis (12/2/2026). (Bereslumbantobing/TribunBatam.id)
Ringkasan Berita:
  • Ditresnarkoba Polda Kepri ungkap 30 kasus narkotika sepanjang Januari hingga awal Februari 2026 dengan total 45 tersangka
  • Barang bukti yang dimusnahkan meliputi 71,62 gram sabu, 356 botol/bungkus etomidate, 264,04 gram ganja, dan 140 butir ekstasi
  • Dua penangkapan terbaru terjadi di Bengkong dan Pelabuhan Harbour Bay, polisi masih mendalami peran para tersangka
  • Polda Kepri mencatat tren peningkatan peredaran cartridge liquid vape mengandung etomidate dari Malaysia

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri mengungkap 30 kasus tindak pidana narkotika selama sebulan, periode Januari hingga awal Februari 2026.

Dari pengungkapan itu, sebanyak 45 orang ditetapkan tersangka. Terdiri dari 41 laki-laki dan empat perempuan.

Barang bukti hasil penindakan ini dijejerkan di atas meja saat ungkap kasus di Pendopo Mapolda Kepri, Kamis (12/2/2026) sore.  

Baca Selengkapnya

Kronologi Kecelakaan di Tanjungpinang, Mobil Fortuner Tabrak Pembatas Jalan dan Motor

KECELAKAAN DI TANJUNGPINANG - Kondisi mobil Toyota Fortuner yang alami kerusakan di bagian depan, usai tabrak motor dalam kecelakaan di Jalan WR Supratman, Tanjungpinang, Kamis (12/2/2026).
KECELAKAAN DI TANJUNGPINANG - Kondisi mobil Toyota Fortuner yang alami kerusakan di bagian depan, usai tabrak motor dalam kecelakaan di Jalan WR Supratman, Tanjungpinang, Kamis (12/2/2026).(Tribun Batam.id/ Ronnye Lodo Laleng)
Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan antara mobil Toyota Fortuner dan motor terjadi di Jalan WR Supratman, Batu 14, Tanjungpinang, Kamis (12/2) sekitar pukul 14.50 WIB
  • Mobil Fortuner dari arah Bundaran Batu 16 diduga hilang kendali, menabrak pembatas jalan dan menghantam motor dari arah berlawanan
  • Pengendara motor berinisial D terkapar di lokasi dengan luka di bagian kepala dan mulut akibat tabrakan
  • Korban telah dievakuasi ke RSUD Raja Ahmad Thabib (RAT) Tanjungpinang dan saat ini masih menjalani penanganan medis

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan di Tanjungpinang, Kepri, hari ini Kamis (12/2/2026), melibatkan mobil Toyota Fortuner dan sepeda motor terjadi di Jalan WR Supratman, Batu 14.

Tabrakan kendaraan terjadi sekira pukul 14.50 WIB.

Sebelum menabrak sepeda motor, mobil Fortuner BP 1412 AD terlebih dahulu menabrak pembatas jalan.

Adapun dua kendaraan ini datang dari arah berlawanan. 

Seorang pedagang dan saksi mata bernama Sela mengatakan, sebelum tabrakan, mobil Fortuner putih melaju kencang dari arah Bundaran Batu 16 Bintan.

Baca Selengkapnya

'Sudah Dianggap Keluarga', Nenek 75 Tahun di Batam Jadi Korban Perampokan, Pelaku Orang Dikenal

PERAMPOKAN DI BATAM - Korban pencurian dengan kekerasan di Batam, Etty Suhanti (kiri) dan anaknya, Anton Hasanudin saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Baloi Indah, Kamis (12/2/2026)
PERAMPOKAN DI BATAM - Korban pencurian dengan kekerasan di Batam, Etty Suhanti (kiri) dan anaknya, Anton Hasanudin saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Baloi Indah, Kamis (12/2/2026)(Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
Ringkasan Berita:
  • Seorang nenek berusia 75 tahun, Etty Suhanti, menjadi korban perampokan disertai kekerasan di rumahnya di Kampung Dalam, Baloi Indah, Batam, setelah dipukul hingga pingsan oleh tamu yang dikenalnya
  • Pelaku bernama Dedi Effendy, teman anak korban, memukul korban dari belakang dan mengambil gelang emas seberat 60 gram saat korban berada di dapur
  • Korban alami luka lebam di mata kanan dan sempat tak sadarkan diri, sebelum akhirnya menyadari perhiasannya telah hilang dan melaporkan kejadian ke polisi

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Rumah bercat warna krem di Kampung Dalam, Kelurahan Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam itu, kini menjadi saksi bisu peristiwa perampokan yang menimpa seorang nenek berusia 75 tahun.

Rumah sederhana itu ditempati Nenek Etty Suhanti. Mestinya Rabu (11/2/2026) pagi, aktivitas ibu lima anak ini berjalan seperti biasanya.

Namun nyatanya tidak, setelah kediaman wanita lansia itu didatangi seorang tamu yang sudah ia kenal sejak lama. 

Ia sempat melayani tamunya tersebut dengan menyajikannya kopi.

Lalu Nenek Etty beranjak ke dapur rumah dan membersihkan sayur seperti biasa. 

Tak ada firasat buruk yang ia rasakan. Sebab, tamu itu adalah Dedi Effendy, teman anaknya yang selama ini sudah dianggap seperti keluarga sendiri.

Namun nahasnya, kedatangan tamu itu tidak hanya kunjungan karena hubungan silaturahmi.

Malah, lansia tersebut mengalami kekerasan hingga menyebabkannya pingsan.

Baca Selengkapnya

Nenek di Batam Ini Sedih, Gelang Emas Hasil Keringat Suami Arungi Laut Raib dalam Satu Pukulan

PERAMPOKAN DI BATAM - Jajaran Satreskrim Polresta Barelang bersama Polsek Lubukbaja tangkap pelaku pencurian dengan kekerasan di Batam (kanan) terhadap seorang nenek usia 75 tahun, (kiri) Rabu (11/2/2026)
PERAMPOKAN DI BATAM - Jajaran Satreskrim Polresta Barelang bersama Polsek Lubukbaja tangkap pelaku pencurian dengan kekerasan di Batam (kanan) terhadap seorang nenek usia 75 tahun, (kiri) Rabu (11/2/2026)(Tribunbatam.id/Dok. Polsek Lubukbaja)
Ringkasan Berita:
  • Gelang emas 60 gram milik Nenek Etty Suhanti yang dirampok merupakan hasil tabungan dari gaji mendiang suaminya sejak 1998 dan dikumpulkan sedikit demi sedikit sebagai simbol kerja keras keluarga
  • Perhiasan itu menjadi tabungan masa tua yang sangat berarti, sebelum akhirnya raib setelah korban dipukul hingga pingsan oleh Dedi Effendy, orang yang telah lama dikenalnya
  • Kejadian terjadi saat pelaku berpura-pura bertamu lalu memukul korban dari belakang ketika berada di dapur
  • Pelaku ditangkap polisi

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bagi Nenek Etty Suhanti (75), warga Batam yang menjadi korban perampokan oleh orang dikenalnya, gelang emas yang dirampok itu bukan sekadar perhiasan.

Gelang emas itu dibelinya dari hasil keringat mendiang suaminya bekerja.

Ya, perhiasan seberat 60 gram itu dikumpulkan Nek Etty sedikit demi sedikit sejak 1998, dari gaji mendiang suami yang bekerja berlayar ke Singapura.

Setiap kali suaminya menerima gaji, uang itu diserahkan kepadanya untuk diatur. 

Sebagian digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, sebagian lagi disisihkan.

Dari situlah Nek Etty mengumpulkan uang untuk membeli emas.

Baca juga: Sudah Dianggap Keluarga, Nenek 75 Tahun di Batam Jadi Korban Perampokan, Pelaku Orang Dikenal


Baca Selengkapnya

Pemotor Alami Penurunan Kesadaran Usai Terlibat Kecelakaan dengan Mobil di Tanjungpinang

KECELAKAAN  - Korban saat dievakuasi menggunakan mobil polisi, usai terlibat kecelakaan dengan mobil Toyota Fortuner di  Jl. Wr Supratman, Kota Tanjungpinang, Kepri, Kamis (12/2/2026).
KECELAKAAN - Korban saat dievakuasi menggunakan mobil polisi, usai terlibat kecelakaan dengan mobil Toyota Fortuner di Jl. Wr Supratman, Kota Tanjungpinang, Kepri, Kamis (12/2/2026).(Ronnye Lodo Laleng/TribunBatam.id)

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG  - D, sang pengendara sepeda motor Honda Vario masih menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang. 

Korban saat ini masih berada di ruang ICU RSUD RAT. 

D masuk ke RS tersebut sejak pukul 15.20 WIB.

Dia dievakuasi oleh petugas Satlantas Polresta Tanjungpinang. 

Kepala Bidang Pelayanan Medis (Kabid Yanmed), RSUD RAT Tanjungpinang, dr. Darfius saat ini pasien inisial D masih di RSUD RAT Tanjungpinang.

Baca Selengkapnya

Warga Cemas Waduk Sei Gesek Mengering, Distribusi Air Dialihkan

WADUK KEPRI  - Pjs Kasubag Produksi PDAM Tirta Kepri, Abdur Razak menunjukkan kondisi Waduk Sei Gesek yang mengalami penyusutan, Kamis (12/2/2026).
WADUK KEPRI - Pjs Kasubag Produksi PDAM Tirta Kepri, Abdur Razak menunjukkan kondisi Waduk Sei Gesek yang mengalami penyusutan, Kamis (12/2/2026).(TribunBatam Via iBox Indonesia/abey IT)

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Terik matahari menyengat di pinggir Jalan Gesek, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Kamis (12/2/2026). Sudah 38 hari musim kemarau melanda wilayah tersebut tanpa hujan berarti.

Dampaknya mulai terasa serius. Waduk Sei Gesek yang selama ini menjadi sumber utama air bersih bagi warga Bintan dan Kota Tanjungpinang kini menyusut drastis.

Gundukan tanah tampak di dasar waduk yang biasanya terendam air. Debit air tinggal sedikit dan menimbulkan kekhawatiran warga akan ancaman krisis air bersih.

“Saya jadi takut kalau tidak hujan, air makin menyusut,” ujar Hasan, warga Tanjungpinang.

Ia berharap hujan segera turun agar kondisi waduk kembali normal.

Baca Selengkapnya

[ tribunbatam.id ]

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved