Jumat, 17 April 2026

PENEMUAN MAYAT DI BATAM

Mayat Pria Tanpa Identitas Tersangkut Bubu Nelayan di Perairan Galang Batam Hari Ini

Mayat pria tanpa identitas ditemukan tersangkut bubu nelayan di Perairan Galang Batam, Sabtu (14/2). Kini sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri

|
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/istimewa
PENEMUAN MAYAT - Polisi mengevakuasi mayat Mr X yang ditemukan nelayan di perairan Galang Batam, Sabtu (14/2/2026) pagi 
Ringkasan Berita:
  • Mayat laki-laki ditemukan tersangkut bubu nelayan di perairan Galang Batam, Sabtu (14/2) pagi
  • Mayat Mr X itu pertama kali ditemukan seorang nelayan yang  hendak cari ikan sekira pukul 08.00 WIB
  • Kondisi mayat sudah membengkak, dan kini sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri

 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan tersangkut di bubu milik nelayan di perairan Air Dapur Luar, Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam, Sabtu (14/2/2026). 

Penemuan jasad tersebut menggegerkan warga setempat, khususnya nelayan yang tengah melaut sejak pagi hari.

Nelayan melaporkan mayat pria itu ditemukan saat nelayan hendak mencari ikan, sekira pukul 08:00 WIB. 

Kapolsek Galang, Iptu Hendrizal, membenarkan adanya temuan mayat pria tanpa identitas tersebut. 

“Korban ditemukan dalam kondisi sudah membengkak. Diperkirakan sudah beberapa hari berada di perairan sebelum ditemukan,” ujar Iptu Hendrizal.

Ia menjelaskan, jasad pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang hendak mengangkat bubu atau perangkap ikan yang dipasang di perairan Air Dapur Luar. Saat bubu ditarik ke atas, nelayan itu mendapati sesosok tubuh pria dalam kondisi tersangkut.

Saat dievakuasi, korban mengenakan baju kaos putih jelana panjang hitam.

Namun belum ada ciri-ciri khusus yang dapat disampaikan, karena jasad langsung dievakuasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Proses evakuasi dilakukan aparat kepolisian dibantu warga sekitar. Setelah berhasil diangkat dari laut, jasad Mr. X itu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri guna menjalani pemeriksaan medis dan proses identifikasi.

Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri, AKBP Andyka Aer, mengatakan saat ini mayat tersebut sudah di RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.

"Masih dilakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban dan memastikan penyebab kematiannya. Saat ini ditangani tim forensik," ujarnya. 

Ia mengimbau bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga, dapat mendatangi RS Bhayangkara untuk mengidentifikasi identitas jasad tersebut. (TribunBatam.id/bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved