Jumat, 24 April 2026

PEGAWAI RSBP BATAM MENINGGAL

Identitas Mayat Pria Tersangkut Bubu Nelayan Galang Terungkap, Ternyata Bendahara RSBP Batam

Mayat pria di Batam diketahui bernama Sapto Agus Rinugroho, seorang bendahara keuangan Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam. 

|
TribunBatam.id/Istimewa
MAYAT DI BATAM - Polisi mengevakuasi mayat pria yang ditemukan nelayan di perairan Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (14/2/2026). Polisi akhirnya mengungkap identitas mayat pria di Batam itu. 

Ringkasan Berita:
  • Identitas mayat pria tersangkut bubu nelayan di perairan Air Dapur Luar, Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (14/2/2026) terungkap.
  • Kepala RS Bhayakara Polda Kepri, AKP dr.Leonardo, Sp.F.M.,M.H menyebut identitas mayat pria tersebut Sapto Agus Rinugroho.
  • Yang bersangkutan merupakan bendahara keuangan Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam.

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Identitas mayat pria yang ditemukan tersangkut di bubu milik nelayan di perairan Air Dapur Luar, Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Sabtu (14/2/2026) akhirnya terungkap. 

Mayat tersebut diketahui bernama Sapto Agus Rinugroho, seorang bendahara keuangan Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, AKP dr.Leonardo,Sp.F.M.,M.H membenarkan identitas mayat pria di Batam itu. 

"Iya, betul. pak Sapto," ujarnya, Senin (16/2/2026). 

Dokter forensik ini menyampaikan, jasad tersebut telah diserahkan kepada kelurga. 

"Sudah kami serahkan ke keluarga," katanya.

Penemuan Mayat di Batam Bikin Geger Warga Galang

Sejumlah nelayan Galang sebelumnya dibuat geger setelah menemukan mayat pria.

Nelayan sekitar melaporkan mayat pria itu ditemukan saat nelayan hendak mencari ikan sekira pukul 08.00 WIB. 

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Galang, Iptu Hendrizal  membenarkan adanya temuan mayat pria tanpa identitas tersebut. 

“Korban ditemukan dalam kondisi sudah membengkak. Diperkirakan sudah beberapa hari berada di perairan sebelum ditemukan,” ujar Iptu Hendrizal, Sabtu (14/2).

Ia menjelaskan, jasad pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang hendak mengangkat bubu atau perangkap ikan yang dipasang di perairan Air Dapur Luar.

Saat bubu ditarik ke atas, nelayan itu mendapati sesosok tubuh pria dalam kondisi tersangkut.

Saat dievakuasi, korban mengenakan baju kaos, namun belum ada ciri-ciri khusus yang dapat disampaikan karena jasad langsung dievakuasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Proses evakuasi dilakukan polisi dibantu warga sekitar.

Setelah berhasil diangkat dari laut, jasad Mr. X dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna menjalani pemeriksaan medis dan proses identifikasi. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved