JALAN RUSAK DI BATAM
Jalan Rusak di Bukit Daeng Bikin Pemotor Celaka, DPRD Batam Minta Atensi OPD Terkait
Kondisi terparah jalan rusak di Batam berada di tanjakan dan turunan Bukit Daeng, baik dari arah Muka Kuning maupun sebaliknya
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Ringkasan Berita:
- Hujan deras di Batam picu kerusakan jalan di berbagai ruas utama
- Di lapangan, jalan berlubang banyak ditemukan di ruas Jalan R Suprapto dari Bukit Daeng hingga Bundaran Base Camp
- Sejumlah pemotor terjungkal di turunan Bukit Daeng akibat jalan berlubang, Senin (2/3) malam
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Batam dalam beberapa pekan terakhir tak hanya menyebabkan banjir di sejumlah titik, tetapi juga memicu kerusakan jalan di berbagai ruas utama.
Aspal yang tergerus air, kini menyisakan lubang-lubang berbahaya dan memakan korban pengendara.
Pantauan Tribunbatam.id, jalan berlubang paling banyak ditemukan di ruas Jalan R Suprapto, mulai dari Bukit Daeng hingga Bundaran Base Camp.
Kondisi terparah berada di tanjakan dan turunan Bukit Daeng, baik dari arah Muka Kuning maupun sebaliknya.
Selain itu, kerusakan juga terlihat di tanjakan sebelum Mall Top 100, ruas Merapi Subur hingga lampu merah Putri Hijau Sagulung.
Lubang-lubang kecil namun cukup dalam juga tersebar di depan Ruko Waheng Centre, tepatnya sebelum Bundaran Simpang Base Camp.
Akibat kondisi tersebut, sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh. Terbaru, tiga pengendara motor terjungkal pada Senin (2/3/2026) malam di turunan Bukit Daeng, setelah menghantam lubang jalan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun satu unit Honda Beat merah mengalami kerusakan cukup parah.
Kondisi ini mendapat perhatian dari anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Batam Muhammad Mustafa.
Ia menegaskan dinas terkait sebenarnya memiliki anggaran darurat yang bisa segera digunakan untuk penanganan cepat.
Menurut Mustafa, DPRD Batam melalui Banggar telah mengalokasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dapat dimanfaatkan oleh dinas teknis seperti Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air maupun Dinas Perkimtan.
“Anggaran ini bisa digunakan untuk perbaikan atau penambalan jalan berlubang dengan skala kecil. Jadi tidak ada alasan untuk tidak bergerak,” kata Mustafa.
Ia meminta dinas terkait proaktif turun ke lapangan, terutama menyangkut keselamatan pengguna jalan.
Menurutnya, sebelum dilakukan perbaikan menyeluruh, setidaknya bisa dilakukan tambal sulam sementara, agar tidak terus memakan korban.
“Masalah anggaran sudah kita siapkan. Jadi ini tinggal keseriusan dan respons cepat di lapangan,” kata Mustafa.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Metra Dinata, mengakui pihaknya telah memonitor kondisi jalan rusak, termasuk di wilayah Batuaji.
Metra menyebut koordinasi dengan BP Batam juga sudah dilakukan untuk penanganan sementara. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Muhammad-Mustofa.jpg)