JALAN RUSAK DI BATAM
Jalan Gajah Mada di Batam Kembali Rusak, Picu Kemacetan dan Bahayakan Pengendara
Jalan rusak di Batam ini buat macet, kendaraan yang melintas terpaksa melambat atau bergantian melewati sisi jalan yang masih layak dilalui.
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kondisi Jalan Gajah Mada di kawasan Sekupang, Kota Batam kembali rusak parah, meski baru kurang dari sebulan dilakukan penambalan.
Kerusakan yang semakin melebar menjadi penyebab kemacetan, terutama pada sore hari, sekaligus membahayakan para pengguna jalan.
Pantauan di lapangan, lubang di badan jalan terus membesar hingga kini telah memakan lebih dari setengah bagian jalan.
Akibatnya, kendaraan yang melintas terpaksa memperlambat laju atau bergantian melewati sisi jalan yang masih layak dilalui. Kondisi ini kerap menimbulkan antrean kendaraan pada jam-jam sibuk.
Kerusakan jalan itu berada di jalur tanjakan, sekitar 500 meter setelah Jembatan Sei Ladi menuju arah Sekupang.
Posisi jalan yang menanjak membuat pengendara, khususnya sepeda motor, harus ekstra berhati-hati.
Bahkan, informasi warga dan pengguna jalan, sudah ada beberapa pengendara motor yang terjatuh akibat kondisi jalan yang rusak tersebut.
Kerusakan jalan semakin parah karena tingginya aktivitas truk pengangkut tanah berukuran besar yang melintas setiap hari.
Truk-truk tersebut diketahui membawa muatan tanah dari wilayah Nongsa menuju kawasan Tanjunguma, Lubuk Baja.
Saat ini lubang di jalan itu belum ada perbaikan. Yang paling membahayakan lagi di jalan berlubang itu ditimbun dengan dahan pohon.
Sementara di ujung Jembatan Sei Ladi sebelum tanjakan, terlihat ada papan imbauan agar berhati-hati karena ada jalan rusak. Untuk upaya perbaikan sampai saat ini tidak ada terlihat di lokasi,
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Metra Dinata, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BP Batam untuk segera melakukan perbaikan.
“Untuk jalan rusak itu, kita sudah koordinasi dengan BP Batam agar segera dilakukan perbaikan,” kata Metra.
Sementara itu, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Batam, Dr. Muhammad Mustafa, SH, MH menegaskan sebenarnya dinas terkait memiliki anggaran darurat yang dapat digunakan untuk penanganan cepat.
Menurut Mustafa, DPRD Kota Batam telah mengalokasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) yang bisa dimanfaatkan oleh dinas teknis seperti Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air maupun Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertamanan (Perkimtan).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Jalan-rusak-truk-tanah-sei-ladi.jpg)