Minggu, 3 Mei 2026

AKSI JAMBRET DI BATAM SAAT RAMADAN

Datang ke Batam Khusus Gasak Emas, Pelaku Jambret 5 Kali Beraksi di Bengkong

Pelaku penjambretan emas di Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepri berinisial MED (25) ternyata tidak hanya beraksi sekali.

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dok. Polresta Barelang
JAMBRET DI BATAM - Anggota Polresta Barelang saat membawa Med (25), pelaku jambret di Batam. Polisi mencatat setidaknya ia sudah 5 kali beraksi di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). 
Ringkasan Berita:
  • Polisi ungkap fakta baru dari Med (25), pelaku jambret di Batam yang menyasar emas yang dikenakan emak-emak. 
  • Tercatat beraksi sedikitnya 5 kali di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Salah satunya terjadi pada 22 Februari 2026 di Kecamatan Bengkong.
  • Anggota Satreskrim Polresta Barelang meringkusnya di Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Polisi mengungkap fakta baru dari aksi Med (250, pelaku jambret di Batam yang beraksi di Kecamatan Bengkong saat Ramadan 1447 Hijriah.

Kepada polisi, ia mengaku melancarkan aksinya tak hanya sekali.

Hasil pengembangan penyidik Satreskrim Polresta Barelang, pelaku tercatat sedikitnya 5 kali beraksi dengan modus serupa di Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Salah satunya menyasar emas yang dikenakan seorang ibu rumah tangga pada 22 Februari 2026, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H melalui Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, S.I.K., M.H.Li mengungkap, seluruh aksi menyasar korban yang mengenakan perhiasan emas.

"Modusnya yaitu mengincar perhiasan emas yang digunakan korban setelah menemukan target yang mengenakan perhiasan, pelaku membuntuti hingga korban melintas di jalan sepi," ujar Kasat Kompol Debby.

Setelah situasi dirasa aman, pelaku langsung menarik perhiasan korban dan melarikan diri.

Debby menyebut, Med (25) merupakan pelaku luar kota yang datang ke Batam khusus untuk melakukan aksi kejahatan.

"Ke Batam hanya untuk beraksi. Sorenya pesan tiket lalu kembali ke Palembang," jelasnya.

Dalam perkembangab penyidikan, Med juga tercatat beraksi di lima lokasi berbeda di wilayah Bengkong sejak 2023 hingga Februari 2026.

Berikut Catatan Aksinya di Kota Batam, Provinsi Kepri

  • Pada 20 Mei 2023 di Jalan Utama Bengkong Nusantara dengan kerugian Rp 12,9 juta
  • Lalu 31 Oktober 2025 di samping SMA Negeri 8 Bengkong dengan kerugian Rp 17 juta.
  • Kemudian, pada 12 Desember 2025 di Jalan Raya Golden City depan Windsor dengan kerugian Rp 36 juta
  • Pada 21 Februari 2026 di Kampung Tua Bengkong kerugian Rp 17,3 juta
  • Terakhir pada 22 Februari 2026 di Bengkong Kolam kerugian Rp 50 juta.

Polisi menyatakan masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan menghindari penggunaan perhiasan mencolok saat beraktivitas di luar rumah. (TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved