Senin, 20 April 2026

Kebakaran di Batam

Kebakaran Hebat di Batuaji Batam, Bengkel Paradise Ban dan Mobil Lori Hangus Dilalap Api

Kebakaran hebat melanda Bengkel Paradise Ban yang berada di Jalan Diponegoro, kawasan Batuaji, Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (5/3/2026) dini

Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Eko Setiawan
Pertanian Sitanggang/TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang
KEBAKARAN - Pemadan kebakaran melakukan pendingingan lokasi kebakaran di bengkel paradise Ban, Batuaji Kota Batam, Kamis (5/3/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran melanda Bengkel Paradise Ban di Jalan Diponegoro, Batuaji, Batam pada dini hari.
  • Dua bangunan semi permanen, satu mobil lori, dan ratusan ban bekas hangus terbakar.
  • Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran, sementara kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Kebakaran hebat melanda Bengkel Paradise Ban yang berada di Jalan Diponegoro, kawasan Batuaji, Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (5/3/2026) dini hari.

Dalam peristiwa tersebut, dua bangunan semi permanen, satu unit mobil lori, serta ratusan tumpukan ban bekas berukuran besar hangus dilalap api.

Api diketahui mulai berkobar sekitar pukul 03.00 WIB. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berupaya memadamkan kobaran api hingga akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 05.30 WIB.

Proses pendinginan kemudian dilanjutkan hingga sekitar pukul 09.30 WIB guna memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.

Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Risky, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Sampai saat ini kita belum bisa memberikan komentar mengenai penyebab kebakaran, begitu juga kerugian yang ditimbulkan,” ujar Bayu.

Ia menjelaskan proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi juga belum dapat meminta keterangan dari pemilik bengkel karena yang bersangkutan masih dalam kondisi trauma pascakejadian.

“Pemilik bengkel belum bisa kita mintai keterangan karena masih trauma. Kita juga masih akan meminta keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut,” katanya.

Bengkel Paradise Ban diketahui milik Parningotan Pasaribu. Sementara satu bangunan lain yang turut terbakar merupakan bengkel tralis milik Indra Tampubolon.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Seorang penjaga bengkel bernama Ical yang saat kejadian berada di dalam gudang berhasil menyelamatkan diri.

“Di lokasi ada satu penjaga bengkel bernama Ical. Kondisinya selamat,” kata Bayu.

Saksi Sempat Selamatkan Mobil

Salah seorang saksi di lokasi, Rikson Pasaribu, mengatakan kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 03.20 WIB.

Namun dirinya baru mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 04.00 WIB setelah mendapat kabar dari saudaranya.

“Saya dapat kabar sekitar pukul 04.00 WIB dari abang saya. Setelah itu saya langsung turun ke lokasi,” ujarnya.

Saat tiba di lokasi, api masih terlihat kecil dan berada di bagian pinggir jalan. Informasi awal kebakaran diketahui dari pemilik ruko di sekitar kawasan Micro Base Camp, termasuk pemilik Kafe Platinum.

Namun dalam waktu singkat api mulai membesar dan cepat merambat ke gudang yang berisi tumpukan ban bekas serta berbagai peralatan bengkel.

Rikson mengaku sempat berupaya menyelamatkan mobil lori yang terparkir di lokasi. Namun usaha tersebut gagal karena kabel listrik sudah terjatuh dan api semakin membesar.

“Tadi sempat mau mundurkan mobil lori, tapi karena kabel listrik sudah jatuh dan api semakin besar, akhirnya mobil itu dibiarkan saja ikut terbakar,” jelasnya.

Saat kejadian, karyawan bengkel bernama Ical sedang tertidur di dalam gudang. Ia berhasil menyelamatkan diri setelah dibangunkan oleh Rikson dan rekannya yang menggedor pintu depan gudang.

“Ical masih tidur waktu itu. Kami gedor pintu depan, tak lama dia bangun dan keluar lewat pintu belakang,” tambahnya.

Akibat kebakaran tersebut, seluruh isi bangunan tidak sempat diselamatkan. Berbagai peralatan bengkel, perlengkapan servis kendaraan, hingga sejumlah ban baru yang tersimpan di dalam bangunan turut hangus terbakar.

Rikson memperkirakan kerugian akibat kebakaran ini mencapai ratusan juta rupiah.

Menurutnya, sebelum kejadian aktivitas di lokasi sudah berhenti sejak sekitar pukul 23.30 WIB dan tidak ada kegiatan yang berpotensi memicu kebakaran.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Bengkel Paradise Ban di Batuaji Batam, Polisi Selidiki Penyebabnya

“Selama ini kami tidak pernah menyalakan api di malam hari. Kami selalu waspada karena barang-barang di sini mudah terbakar,” katanya.

Berdasarkan informasi dari pemilik ruko di sekitar Micro Base Camp, api diduga berasal dari tumpukan ban bekas yang berada di pinggir jalan. Namun hingga kini penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.

“Kami juga belum tahu apakah ada yang sengaja membakar atau mungkin ada puntung rokok yang dibuang sembarangan,” ujarnya.

Diketahui, lokasi bengkel berada tepat di pinggir Jalan Diponegoro dan tumpukan ban bekas bahkan mencapai tepi jalan. Kondisi tersebut membuat area tersebut cukup rentan tersulut api jika terkena sumber panas seperti puntung rokok. (ian)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved