Jumat, 15 Mei 2026

MUDIK LEBARAN 2026

Belajar dari Imlek, Operator Kapal Minta Bea Cukai Atasi Penumpukan di Konter Pemeriksaan

Kesiapan petugas di pelabuhan mulai dimatangkan, termasuk counter pemeriksaan Bea Cukai yang kerap menimbulkan antrean panjang

Tayang:
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Mairi Nandarson
Bereslumbantobing/TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
ANTREAN PANJANG SAAT IMLEK - Potret antrean panjang penumpang di konter pemeriksaan Bea Cukai Pelabuhan Ferry Domestik Sekupang saat libur Imlek beberapa waktu lalu. Kejadian ini diharapkan jadi evaluasi agar tidak terulang saat mudik lebaran 2026 ini. 

Ringkasan Berita:
  • Pelabuhan Ferry Domestik Sekupang Batam telah bersiap menyambut puncak arus mudik lebaran Idul Fitri 2026 mendatang
  • Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Ferry Domestik Sekupang Batam, Joko Wiwin mengatakan dari segi kesiapan armada hingga keselamatan pelayaran dipastikan berjalan lancar
  • Salah satu operator ferry di pelabuhan domestik Sekupang, Asmadi turut menyoroti persoalan lambatnya sistem pemeriksaan Bea Cukai yang mengakibatkan penumpukan penumpang di pelabuhan. 

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pelabuhan Ferry Domestik Sekupang Batam telah bersiap menyambut puncak arus mudik lebaran Idul Fitri mendatang. 

Kesiapan petugas di pelabuhan mulai dimatangkan, termasuk counter pemeriksaan Bea Cukai yang kerap bermasalah. 

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Ferry Domestik Sekupang Batam, Joko Wiwin mengatakan dari segi kesiapan armada hingga keselamatan pelayaran dipastikan berjalan lancar.

"Kita bersama instansi terkait telah rapat mematangkan persiapan angkutan mudik lebaran. Dari aspek pelayaran, sebanyak 40 kapal akan borperasi nantinya di pelabuhan ini," ujar Joko, Senin (9/3/2026). 

Dari jumlah itu, kata dia sebanyak 39 telah dilakukan uji petik atau ramp check untuk memastikan kesiapan seluruh sistem kapal termasuk dokumen pelaut ABK. 

"39 sudah di rampcheck, satu lagi sedang naik docking. Kapal yang di ramp check ini kapal yang terdata di pusat," terangnya. 

Dalam rapat internal pelabuhan, kata dia counter pemeriksaan Bea Cukai menjadi catatan untuk mendukung kelancaran mobilisasi penumpang masuk ke kapal. 

"Sampai saat ini penumpang masih normal, masih di bawah 50 persen. Peningkatan di prediksi mulai tanggal 13 Maret nanti," katanya. 

Ditanggal tersbut, Joko mengatakan semua petugas intansi di pelabuhan aktif melayani mulai jam 05:00 wib pagi subuh. Sementara pelabuhan mulai buka operasi jam 04:00 wib. 

Beda hal mulai tanggal 17 Maret, pelabuhan akan buka operasi mulai pukul 02:00 wib dini hari untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Baca juga: BIB Catat 248 Permohonan Extra Flight Jelang Puncak Mudik Lebaran, Paling Banyak ke Jakarta

Salah satu operator ferry di pelabuhan domestik Sekupang, Asmadi turut menyoroti persoalan lambatnya sistem pemeriksaan Bea Cukai yang mengakibatkan penumpukan penumpang di pelabuhan. 

"Kami minta itu agar Bea Cukai memperhatikan konter pemeriksaan."

"Sebab, berkaca di Imlek kemarin antrean penumpang menumpuk karena lambatnya sistem pemeriksaan Bea Cukai," ujar humas Dumai Grup, Asmadi. 

Menurutnya, ini dibiarkan maka akan berdampak pada keterlambatan penumpang menuju kapal. 

"Imlek kemarin, kejadian itu. Penumpang menumpuk di konter Bea Cukai. Banyak mereka yang ketinggalan kapal, siapa yang mau disalahkan?"

"Maka untuk itu Bea Cukai harus mengatasinya," kata Asmadi.  

( tribunbatam.id/bereslumbantobing )

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved