Selasa, 19 Mei 2026

PEMBUNUHAN DI KAMAR KOS

Korban Selamat Tragedi Cinta Sesama Jenis di Batam Masih Dirawat di RS Bhayangkara

Pantauan di RS Bhayangkara, korban selamat tragedi cinta sesama jenis di Batam sudah dipindahkan ke ruang rawat inap. Kondisinya mulai membaik.

Tayang:
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
Bereslumbantobing/TribunBatam.id
RS BHAYANGKARA - Potret Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, tempat korban AB menjalani perawatan intensif usai tragedi berdarah cinta sesama jenis di Batam, Selasa (10/3/2026) lalu. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id  – Korban selamat dalam tragedi berdarah cinta sesama jenis di kawasan Perumahan Family Dream Batam, yakni AB (24), hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri. 

Pantauan Tribunbatam.id di rumah sakit, korban yang sebelumnya mendapat penanganan di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), kini telah dipindahkan ke ruang rawat inap untuk menjalani perawatan lanjutan.

Informasi tersebut disampaikan oleh seorang petugas medis yang berada di lokasi rumah sakit.

"Korban masih dirawat, tapi sudah pindah. Gak di IGD lagi, ke rawat inap," ujar seorang petugas, Rabu (11/3/2026). 

Petugas tersebut enggan memberikan identitas korban lantaran termasuk privasi dari pasien. 

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Rahmat Susanto mengatakan laporan terbaru kondisi korban AB saat ini berangsur membaik setelah mendapatkan penanganan medis.

Menurut Rahmat, korban mengalami sejumlah luka akibat serangan pelaku dan harus mendapatkan beberapa jahitan.

“Laporan terbaru dari rumah sakit, kondisi korban sudah membaik. Korban juga mendapatkan beberapa jahitan akibat luka bacok,” ujar Rahmat. 

Ia mengatakan, korban AB menjadi saksi kunci dalam kasus pembunuhan yang terjadi di Nongsa tersebut.

Dalam kejadian itu, pelaku MY (31) diduga menyerang korban AS (22) menggunakan kayu dan pisau dapur setelah mendapati korban bersama AB di dalam kamar kos di sebuah rumah di Perumahan Family Dream, Selasa (10/3/2026).

Serangan tersebut menyebabkan AS meninggal dunia, sementara AB berhasil selamat meski mengalami luka-luka.

Dikatakannya, sampai saat ini polisi masih terus mendalami kasus dengan memeriksa sejumlah saksi serta menunggu kondisi AB benar-benar pulih, untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait kronologi kejadian.

Penyidik juga telah mengamankan pelaku MY yang kini menjalani proses hukum di Polsek Nongsa

Sebelumnya, tragedi berdarah itu terjadi di dalam kamar kontrakan di Perumahan Family Dream, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa.

AB diketahui turut menjadi korban kekerasan dalam peristiwa yang menewaskan AS, setelah diserang oleh pelaku MY pada Selasa (10/3/2026) siang menggunakan senjata tajam. (TribunBatam.id/bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved