Kamis, 23 April 2026

Terjun Bebas dari Jembatan 5 Barelang

Tim SAR Bermalam di Lokasi, Pencarian Pria Terjun Dari Jembatan 5 Barelang Masih Nihil

Demi pencarian maksimal terhadap pria terjun dari Jembatan 5 Barelang, Tim SAR gabungan bermalam di lokasi dan dirikan posko tak jauh dari TKP.

Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/istimewa
DIRIKAN POSKO - Tim SAR gabungan dirikan posko untuk operasi pencarian korban terjun dari Jembatan 5 Barelang Batam, Senin (23/3/2026). Petugas juga bermalam di lokasi posko 

Penafian: Berita ini tidak bertujuan untuk menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami tanda-tanda depresi, kecemasan, atau memiliki pikiran bunuh diri, segera hubungi profesional kesehatan mental (psikolog/psikiater) atau layanan darurat setempat. 


BATAM, TRIBUNBATAM.id - Tim SAR gabungan berupaya keras mencari keberadaan Nusyirwan (35), pria asal Karimun yang terjun dari Jembatan 5 Barelang Batam, Senin (23/3/2026).

Demi pencarian maksimal, Tim SAR bahkan mendirikan posko tak jauh dari titik hanyut korban meski masih dalam suasana Lebaran 2026.

Ya, Tim SAR gabungan bermalam di lokasi dan tak kembali ke rumah.

"Kami sudah berada di lokasi sejak kemarin dan tidak kembali ke Batam," kata Kepala Kantor Basarnas Tanjungpinang, Fazli melalui Danpos SAR Batam, Dedius Sembiring, Selasa (24/3/2026). 

"Tim tetap siaga dan bermalam di sini, meskipun masih dalam suasana Lebaran. Kami mendirikan posko di lokasi,” sambungnya.

Pencarian terhadap korban tadi malam berlangsung hingga pukul 21.00 WIB. 

Namun tanda-tanda keberadaan korban masih nihil.

Pencarian korban akan dilanjutkan hari ini.

Sejak pagi, tim yang dipimpin Basarnas Batam kembali menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian.

Tak hanya fokus di bawah jembatan, pencarian juga diperluas hingga ke tepian pulau-pulau sekitar yang berpotensi menjadi titik hanyut korban.

Menurut Dedius, pada hari kedua fokus pencarian masih berada di sekitar titik awal korban diduga jatuh, dengan mempertimbangkan arah arus laut yang cukup kuat di kawasan tersebut.

“Kami juga menyisir pulau-pulau di sekitar lokasi," katanya.

Sementara itu, barang bukti berupa sepeda motor dan kartu identitas milik korban telah diamankan pihak kepolisian setempat. 

Basarnas juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban, yang diketahui berasal dari Tanjung Balai Karimun. Sementara korban merantau dan tinggal di Batam.

Kronologi Kejadian

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved