Jumat, 1 Mei 2026

PRIA DI BATAM PANJAT TOWER VIRAL

36 Jam di Atas Tower Batam, Imam Tak Kunjung Turun, Polisi Stop Bantuan Makan dan Minum

Sudah 36 jam, Imam masih bertahan di tower telekomunikasi dekat Masjid Baiturrahman di Sekupang. Jumat ini, bantuan makan dan minum dihentikan

Tayang:
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Pertanian Sitanggang/TribunBatam.id
PANJAT TOWER - Petugas kepolisian dan jemaah sekitar saat berusaha membujuk Imam agar turun dari tower telekomunikasi dekat Masjid Baiturrahman di Sekupang Batam, Kamis (26/3/2026). Aksi nekat Imam masih bertahan Jumat (27/3/2026) ini. 

Ringkasan Berita:
  • Aksi Imam panjat tower telekomunikasi dekat Masjid Baiturrahman Batam di Sekupang masih berlanjut Jumat (27/3)
  • Terhitung sudah 36 jam pria 26 tahun itu bertahan di atas tower dan tak mau turun
  • Polisi ambil tindakan dengan stop bantuan makan dan minum untuknya hari ini

 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Aksi nekat seorang pria di Batam yang memanjat tower telekomunikasi belum juga berakhir setelah 36 jam.

Meski sudah dibujuk berbagai pihak, Imam tetap bertahan hingga polisi memutuskan menghentikan pemberian makan dan minum.

Diketahui, sejak mulai memanjat tower pada Rabu (25/3/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB, hingga kini Jumat (27/3/2026) pukul 09.00 WIB, pria bernama Imam itu belum juga mau turun.

Polisi dan jemaah masjid yang tadinya peduli dengannya, sudah mulai geram dengan tingkah Imam.

Upaya jemaah dan polisi membujuk Imam agar turun dari tower, tidak membuahkan hasil. Nyatanya, Imam tetap mau bertahan meski aksinya itu sudah lebih 24 jam. Hal ini turut membuat para jemaah lelah dan mulai hilang rasa empati kepadanya.

Saat ini personel polisi masih siaga di lokasi, memantau Imam dari kejauhan tanpa memberinya masukan atau ajakan agar turun dari atas tower.

Kapolsek Sekupang Hippal Tua Sirait mengatakan hingga saat ini anggotanya masih tetap di lokasi untuk memantau situasi.

"Sejak awal aksi nekat manjat tower yang dilakukan oleh Imam, kita sudah melakukan berbagai upaya," kata Hippal Tua, Jumat (27/3/2026).

Sejak Rabu malam hingga Kamis malam, jemaah dan anggotanya memberikan pelaku makan dan minum. Bahkan, menghubungi keluarga Imam seperti permintaannya.

"Hubungi orang tuanya sudah kita lakukan, hubungi keluarga lainnya sudah kita lakukan. Tapi tidak membuahkan hasil," ujarnya.

Pada hari ketiga ini, pihaknya hanya memantau dari jauh dan tidak akan memberikan lagi makan dan minum untuk Imam.

"Kalau dia lapar biarlah dia turun, kalau haus biar dia turun. Kita juga minta kepada jemaah yang datang ibadah ke masjid agar tidak memberikan ajakan turun," kata Hippal.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada jemaah masjid yang datang beribadah agar tidak memperhatikan pelaku.

"Jadi dibiarkan saja dulu, biar dia turun sendiri," tuturnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved