Selasa, 28 April 2026

LANSIA DI BATAM TEWAS TERSAMBAR PETIR

Lansia Warga Setokok Batam Tewas Tersambar Petir, Satu Rekannya Dirawat Intensif

Polisi ungkap kronologi dua lansia yang dilaporkan tersambar petir saat berada di kebun dekat Mako Yonif 10 Marinir, Batam pada Selasa (31/3/2026).

TribunBatam.id/Istimewa
TEWAS TERSAMBAR PETIR - Polisi dan TNI ketika mendatangi lokasi kejadian dimana dua lansia dilaporkan tersambar petir di kebun dekat Mako Yonif 10 Marinir di jalan Trans Barelang, Kelurahan Pulau Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (31/3/2026). Seorang lansia dilaporkan tewas dalam kejadian ini. 

Ringkasan Berita:
  • Suwardi (70) dan Suwardjo (62) Dua warga di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tersambar petir saat berada di kebun dekat Mako Yonif 10 Marinir di Jalan Trans Barelang, Kelurahan Pulau Setokok, Kecamatan Bulang, Selasa (31/3/2026).
  • Suwardjo warga Setokok dilaporkan meninggal dunia. Sementara Suwardi, warga Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam selamat.
  • Polisi mengungkap kronologi kejadian itu.

 


TRIBUNBATAM.id, BATAM
– Diah Eka Kurniawati dan Ferdi Ariyanto, dua warga di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bergegas setelah mendengar teriakan meminta tolong di kebun dekat Mako Yonif 10 Marinir di Jalan Trans Barelang, Kelurahan Pulau Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam pada Selasa (31/3/2026).

Saat didatangi, mereka menemukan Suwardi (70) warga Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam baru saja tersambar petir.

Selain ia, terdapat Suwardjo (62) warga Pulau Setokok.

Diah dan Ferdi bergegas meminta bantuan ke personel Yonif 10 Marinir dan menghubungi polisi.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Bulang, Iptu Bobby Pratama membenarkan kejadian itu.

Pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian setelah menerima laporan. 

“Kami telah mendatangi lokasi, memastikan situasi aman, serta membantu proses evakuasi korban. Satu dilaporkan meninggal dan satunya didua sekarat dan dibawa ke rumah sakit," ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Suwardjo sempat dievakuasi ke RS Bhayangkara Batam.

Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit. 

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka bakar di bagian perut kiri dan selangkangan kiri yang diduga kuat akibat sambaran petir.

Sementara itu, Suwardi langsung dilarikan ke RS Graha Hermine di Kecamatan Batuaji, Kota Batam untuk mendapat penanganan medis.

Hingga kini, kondisinya masih dalam pengawasan intensif tim medis.

Proses evakuasi dan penanganan turut melibatkan berbagai pihak, termasuk Kanit Reskrim Polsek Bulang, Bhabinkamtibmas Pulau Setokok, personel Yonif 10 Marinir.

Serta masyarakat sekitar yang sigap membantu di lapangan. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah kembali kondusif.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved