Senin, 4 Mei 2026

Bukit Daeng Batam Tergerus, Warga Khawatir Dampak ke Air Bersih

Sarman, warga Batu Aji, menyebut aktivitas pengerukan tanah di Bukit Daeng Batam itu bisa menjadi “bom waktu” bagi ketahanan air Batam. 

Tayang:
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Pertanian Sitanggang/TribunBatam.id
BUKIT DAENG - Kondisi terkini kaki Bukit Daeng yang menjadi hutan penyangga ketersediaan air di Batam, Minggu (5/4/2026). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Aktivitas alat berat di kawasan Bukit Daeng, Batam, memicu kekhawatiran warga. 

Kawasan yang selama ini menjadi hutan penyangga Waduk Mukakuning itu terancam, di tengah kondisi air waduk yang mulai menyusut.

Informasi di lapangan, kawasan Bukit Daeng disebut-sebut telah dialokasikan kepada investor.

Adapun pengerukan tanah di kaki Bukit Daeng, tepatnya di sepanjang Jalan R Suprapto dari arah Batu Aji menuju Mukakuning telah berlangsung sekitar dua bulan terakhir. 

Material tanah dari bukit itu informasinya digunakan untuk penimbunan lahan di tempat lain.

Aktivitas di kawasan Bukit Daeng ini, dinilai berpotensi menjadi ancaman terhadap keberlanjutan pasokan air bersih.

Sarman, warga Batu Aji, menyebut aktivitas pengerukan itu bisa menjadi “bom waktu” bagi ketahanan air Batam

Apalagi kondisi saat ini, air Waduk Mukakuning mengalami penyusutan.

Gundukan tanah di pinggiran waduk yang sebelumnya tertutup air, kini mulai terlihat.

Kondisi ini diperparah kemarau yang melanda Batam

Hujan yang sempat turun belum bisa mengembalikan kondisi waduk seperti semula. 

Ia khawatir Waduk Mukakuning akan bernasib sama dengan Waduk Baloi nantinya. Waduk itu sudah tidak difungsikan lagi alias ditutup saat ini.

“Kalau Bukit Daeng terus dikeruk, bukan tidak mungkin waduk-waduk lain di Batam akan bernasib sama seperti Waduk Baloi,” kata Sarman.

Ia berharap BP Batam sebagai pemegang kewenangan pengelolaan lahan dapat lebih bijak dalam mengalokasikan kawasan, khususnya yang berada di sekitar waduk.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Humas BP Batam, Afthar Falahzis, menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan bidang terkait untuk menelusuri status lahan di Bukit Daeng

Termasuk memastikan peruntukan lahan serta pihak investor yang mendapatkan alokasi.

“Kami akan koordinasikan dengan bidang lahan untuk mengetahui dialokasikan ke perusahaan mana dan digunakan untuk apa,” kata Afthar. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved