Wakil Kepala BP Batam Tegur Pengambil Pasir di Drainase, Li Claudia Chandra: Tak Ada Maksud Buruk
Li Claudia Chandra, angkat bicara, atas video teguran terhadap warga yang mengambil pasir di saluran drainase di kawasan pinggir jalan menuju Ban
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra angkat bicara atas video teguran terhadap warga yang mengambil pasir di saluran drainase di kawasan pinggir jalan menuju Bandara Hang Nadim.
Ia menegaskan tindakannya bukan bermaksud memarahi atau menyudutkan warga.
Wakil Walikota Batam itu menyebut, teguran tersebut murni bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kondisi lingkungan sekitar.
“Sudah kami sampaikan sebelumnya, kalau digali seperti itu berbahaya. Bisa terjadi pergeseran tanah, jalan retak, dan akhirnya merugikan kita semua,” ucap politisi Partai Gerindra itu.
Li Claudia Chandra mengungkap saat ditemukan warga juga sedang mengambil pasir dipinggir jakan yang meruka pohon dan bungan yang baru ditanam.
“Di sana ada emak-emak punya pohon dan bunga Bougenville," sebutnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan keamanan di Kota Batam.
“Mari kita jaga lingkungan dan keamanan kota Batam yang kita cintai,” sebutnya.
Sementara itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, turut merespons dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
Ia mengingatkan agar masyarakat dan media tidak membangun narasi yang kontra produktif.
Menurut Amsakar, berbagai langkah yang dilakukan pemerintah daerah saat ini bertujuan untuk penataan administrasi serta pengendalian pertumbuhan penduduk di Batam.
“Jangan selalu membangun narasi yang kontra produktif,” ujarnya.
Amsakar juga menjelaskan, Batam saat ini menjadi salah satu daerah dengan tingkat migrasi yang cukup tinggi.
Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), jumlah pendatang ke Batam mencapai sekitar 17 ribu jiwa.
Tingginya arus masuk penduduk tersebut, lanjutnya, membawa berbagai konsekuensi, mulai dari tekanan terhadap infrastruktur, pelayanan publik, hingga persoalan lingkungan seperti pengelolaan sampah.
| Satlantas Polresta Barelang Sasar Knalpot Brong di Batam, 35 Motor Kena Razia Malam |
|
|---|
| Identitas Jenazah Pria di Bengkong Garama Batam Masih Misterius, Polisi Koordinasi dengan Tim Medis |
|
|---|
| Duka di Ruang Jenazah RSUD Muhammad Sani Karimun, Ayah Tewas Usai Selamatkan Anak di Pantai Pelawan |
|
|---|
| Viral di Batam Keramaian di Simpang Vitka Sekupang, Ternyata Berawal dari Kecelakaan Motor |
|
|---|
| 214 Rumah di Puskopkar Batam Terancam Gegara di Luar PL Induk, Warga Tunggu Kebijakan BP Batam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Li-caludia-pengambilan-pasir-drainse.jpg)