Senin, 13 April 2026

RSBP Batam Olah Limbah Medis Jadi Paving Block dengan Teknologi Sterilwave

Melalui teknologi ini, limbah medis infeksius seperti plastik bekas alat kesehatan, jarum suntik, hingga material berbahaya lainnya diproses.

TribunBatam.id/Istimewa
RSBP BATAM - Paving blok hasil olahan limbah medis yang dilakukan oleh RSBP Batam di Kecamatan Sekupang digunakan secara mandiri di lungkungan rumah sakit, Kamis (9/4/2026). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RSBP Batam) menunjukkan inovasi layanan kesehatan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. 

Inovasi yang dilakukan yakni dengan menghadirkan teknologi Sterilwave, sebuah sistem modern yang mampu mengolah limbah medis menjadi material yang bermanfaat.

Melalui teknologi ini, limbah medis infeksius seperti plastik bekas alat kesehatan, jarum suntik, hingga material berbahaya lainnya diproses melalui dua tahapan utama, yakni penghancuran (shredding) dan sterilisasi menggunakan gelombang mikro. 

Proses ini memastikan limbah yang dihasilkan telah bebas dari kontaminasi dan aman untuk digunakan kembali.

Direktur RSBP Batam, Tanto Budiharto menyampaikan, inovasi ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan sistem pengelolaan limbah yang tidak hanya memenuhi standar kesehatan, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan limbah medis tidak berhenti pada pemusnahan, tetapi juga memberikan nilai tambah yang bermanfaat,” ucap Budiharto, Kamis (9/4/2026).

Budiharto mengatakan salah satu hasil dari pengolahan tersebut adalah pemanfaatan limbah yang telah disterilkan sebagai bahan baku pembuatan paving block. 

Material berbasis plastik yang telah aman kemudian dicampur dengan bahan lain untuk menghasilkan produk yang kuat dan dapat digunakan pada berbagai kebutuhan, seperti halaman, jalur pedestrian, hingga fasilitas umum.

Budiharto mengatakan langkah ini menjadi implementasi konkret dari konsep ekonomi sirkular (circular economy), di mana limbah tidak lagi menjadi beban, melainkan diolah kembali menjadi produk bernilai guna. 

Selain mengurangi volume limbah medis yang harus dimusnahkan secara konvensional, inovasi ini juga berkontribusi dalam menekan potensi pencemaran lingkungan.

Budiharto mengatakan dengan penerapan teknologi Sterilwave, RSBP Batam kini menjadi salah satu pelopor di wilayah Batam dan Kepulauan Riau dalam pengelolaan limbah medis terpadu yang terintegrasi dengan pemanfaatan hasil olahannya.

Ke depan, RSBP Batam juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari fasilitas kesehatan lain, instansi pemerintah, hingga sektor swasta, untuk bersama-sama mengembangkan sistem pengelolaan limbah medis yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

Melalui Inovasi ini kata Budi harto sekaligus mempertegas langkah RSBP Batam menuju konsep green hospital, yang tidak hanya unggul dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga aktif menjaga kelestarian lingkungan. (TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved