Rabu, 6 Mei 2026

Penemuan Jasad Bayi di Indekos Batam

Fakta di Balik Kematian Ibu Muda dan Bayi di Indekos Batam, JP Sempat Mengeluh Sakit Perut

Sebelum ditemukan meninggal di kamar kos kawasan Batu Aji, JP (21), wanita di Batam sempat mengeluh sakit perut sejak Senin (6/4) dini hari.

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Dok. Polsek Batuaji
EVAKUASI JASAD JP - Jasad JP (21), wanita di Batam saat hendak dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri. Sebelum ditemukan tak sadarkan diri di kamar mandi kosannya di Batuaji, Senin (6/4/2026) malam, JP sempat mengeluhkan sakit perut ke pacar dan tetangga kosnya. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebelum ditemukan meninggal di indekos kawasan Citra Pendawa Asri, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, wanita di Batam JP (21), ternyata sempat mengeluh sakit perut sejak Senin (6/4/2026) dini hari.

Keluhan itu sudah dirasakan korban sejak pukul 03.00 WIB.

Hal itu disampaikan Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo usai memeriksa sejumlah saksi, yakni pacar korban (FJ), kakak korban, dan tetangga kos korban.

"Dari keterangan saksi yaitu pacar korban, dia (JP) ini memang sudah mengeluh sakit perut sejak pukul 03.00 dini hari. Korban mengeluh perutnya sakit, nyeri dan dia tidak bisa tidur," ujar Bayu, Kamis (9/4/2026).

Pada siang harinya, korban kembali mengeluhkan sakit perut. Kali ini ia mengeluh kepada tetangga samping kosnya.

JP bahkan sempat meminta dibelikan obat antibiotik kepada tetangga kosannya itu.

"Hanya saja karena dari tetangga korban ini tidak keluar dari rumah dan dia beristirahat, maka tidak dibelikanlah obat antibiotik tersebut," katanya.

Malam harinya sekitar pukul 18.30 WIB, tetangga korban (saksi) akhirnya memberikan obat diare dan salonpas kepada JP.

Saksi juga sempat menawarkan untuk mengantar korban ke rumah sakit. Namun tawaran tersebut ditolak oleh korban.

"Tetangga korban ini menanyakan bagaimana kondisi kamu? Dijawablah sama korban, kondisi saya baik-baik saja dan ditawarkan oleh tetangga korban ini apakah mau kita antar ke rumah sakit? Dijawab sama korban tidak perlu," tutur Bayu.

Setelah itu saksi keluar indekos untuk mencari makan dan kembali ke kosan pada pukul 22.00 WIB, Senin malam.

Dari penuturan saksi kepada polisi, dia tidak mengetahui secara pasti apa yang terjadi kepada JP saat dia pergi dari kosan tersebut hingga kembali ke kos.

Ditanya waktu kematian JP, polisi masih menunggu hasil medis dari RS Bhayangkara Polda Kepri.

"Untuk korban ini kapan waktu meninggalnya belum bisa dipastikan. Kita masih menunggu hasil dari RS. Karena pada pukul 21.30 WIB, korban masih sempat mencoba menghubungi pacarnya," ucapnya.

Namun panggilan tersebut tidak tersambung.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved