Jumat, 8 Mei 2026

Penemuan Jasad Bayi di Indekos Batam

Fakta Baru Kasus Wanita 21 Tahun Tewas di Batam, Korban Rahasiakan Kehamilan hingga Akhir

Upaya seorang wanita 21 tahun di Batam menutupi kehamilannya berakhir tragis. Korban ditemukan tak bernyawa setelah diduga melahirkan seorang diri

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Dok. Polsek Batuaji
JASAD JPB - Jasad JPB, wanita 21 tahun di Batam, saat hendak dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri. Polisi ungkap fakta baru, korban diduga kuat tutupi kehamilannya dari orang dekat hingga akhir hayat. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Upaya seorang wanita muda di Batam menutupi kehamilannya berakhir tragis.

JP (21) ditemukan tak bernyawa, setelah diduga melahirkan seorang diri di kamar kosnya di Perumahan Pendawa Asri pasa Senin (6/4/2026) malam.

Dalam perkembangan kasus ini, fakta mengejutkan pun terungkap. Wanita asal Nias itu selama ini menutup rapat kehamilannya.

Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo, mengatakan JP tidak pernah mengakui dirinya hamil, termasuk kepada pacarnya, FJ.

"Kesaksian dari pacarnya, korban ini cenderung menutup diri dan tidak pernah mengakui bahwa dirinya hamil," ujar Bayu, Jumat (10/4/2026).

Diketahui, hubungan keduanya telah berjalan sejak Agustus 2025.

Dari pengakuan FJ kepada penyidik, dirinya sempat curiga dengan sang pacar pada Februari 2026. Saat itu perut korban mulai terlihat membesar.

"Saksi FJ ini mengaku sempat meminta korban melakukan tes kehamilan untuk mengetahui apakah kekasihnya itu mengandung," katanya.

Namun, permintaan itu diabaikan. JP terus mengelak dengan memberikan alasan.

Pun dengan tetangga kosnya. Dari keterangan saksi, JP berdalih perutnya membesar akibat terlalu sering mengonsumsi minuman dingin.

Sikap tertutup itu membuat kondisi kehamilan korban tak terungkap, hingga menjelang peristiwa nahas tersebut.

Polisi menduga korban melahirkan tanpa bantuan medis di dalam toilet kamar kos.

Dugaan itu diperkuat dengan temuan jasad bayi laki-laki di dalam lemari kamar, terbungkus handuk.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi bayi saat dilahirkan, dan apakah korban itu ibu biologisnya atau bukan," katanya.

Sebagai informasi dalam rangkaian kejadian, korban sempat mencoba menghubungi FJ sekira pukul 21.30 WIB, Senin (6/4/2026) malam.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved