Selasa, 5 Mei 2026

MATI AIR DI BATAM

Ada Perbaikan Gardu PLN di IPA Muka Kuning, Suplai Air di Batam Terganggu 3 Jam

Perbaikan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB. Selama proses pekerjaan, mesin pompa air akan dihentikan semen

Tayang:
ISTIMEWA
AIR BERSIH - Dengan pengalaman 25 tahun mengelola air bersih di Batam, ATB ingin memberikan kontribusi peningkatan layanan air bersih di Indonesia 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Suplai air bersih di sejumlah wilayah Kota Batam dipastikan akan mengalami gangguan sementara pada hari Rabu (6/5/2026). 

Gangguan ini terjadi seiring adanya pekerjaan perbaikan gardu listrik PLN di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) Dam Duriangkang, Muka Kuning.

Perbaikan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB. Selama proses pekerjaan, mesin pompa air akan dihentikan sementara, sehingga berdampak pada distribusi air ke pelanggan di berbagai wilayah.

Humas Air Batam Hilir, Ginda Alamsyah Lubis, menjelaskan pemeliharaan gardu listrik ini merupakan langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan air kepada masyarakat.

“Perbaikan ini kami upayakan selesai dalam waktu singkat. Kami mengimbau masyarakat untuk menampung air terlebih dahulu guna memenuhi kebutuhan selama pekerjaan berlangsung,” kata Ginda.

Ginda menambahkan, pihaknya akan memaksimalkan waktu pengerjaan agar gangguan tidak berlangsung lebih lama dari yang telah dijadwalkan.

Sebagai langkah antisipasi, Air Batam Hilir juga menyiagakan mobil tangki air bersih untuk melayani pelanggan yang terdampak, khususnya jika gangguan berlangsung lebih dari 24 jam. 

Baca juga: Warga Batam Siap-siap Tampung Air, Ada Gangguan Distribusi Air Hari Rabu, 6 Mei 2026

Distribusi air melalui mobil tangki dapat dikoordinasikan melalui Ketua RT, RW, atau kelurahan setempat.

Adapun pekerjaan terencana ini merupakan bagian dari pemeliharaan gardu listrik PLN di Instalasi Pengolahan Air Minum Duriangkang 1 hingga 4.

Selama pekerjaan berlangsung, pelanggan berpotensi mengalami tekanan air kecil hingga terhenti sementara.

Wilayah yang terdampak meliputi Nagoya, Jodoh, Pelita, Baloi, Batu Ampar, Sengkuang, Bengkong, Seraya, Sei Panas, Batam Centre, Taman Raya, Bandara Batu Besar, Kabil, Punggur, Barelang, Sei Lekop, Saguba, Marina, dan sekitarnya.

Ginda mengatakan pihaknya mengimbau seluruh pelanggan di wilayah terdampak untuk melakukan penampungan air sebagai langkah antisipasi agar kebutuhan sehari-hari tetap dapat terpenuhi selama masa gangguan.( tribunbatam.id/ian )

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved